Brankas Dicuri ART, Dara Arafah Sebut-Sebut Nama Jennifer Dunn

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nasib buruk menimpa selebgram Dara Arafah yang harus kehilangan brankas berisi uang lantaran dicuri oleh asisten rumah tangga (ART).

Ia pun menyambangin kantor pihak berwajib baru-baru ini untuk melaporkan aksi pencurian yang dilakukan oleh ART-nya.

Dara Arafah menduga bahwa aksi pencurian itu bukanlah aksi pertama kalinya. Pasalnya, ia telah mendapat info bahwa sang ART pernah melakukan aksi serupa.

Dengan tegas, Dara Arafah menjelaskan bahwa sang ART diduga merupakan sindikat yang sebelumnya pernah lakukan hal serupa di salah satu rumah public figure lainnya.

“Ternyata dia mungkin sindikat ya karena ternyata sebelumnya dia, ada info, katanya dia udah pernah melakukan pencurian di rumah artis juga sebelumnya. Jadi, sindikat sih sepertinya,” ucapnya melansir dari kanal YouTube Seleb Oncam News.

Sebelum Dara Arafah, publik figur lain yang ia duga pernah menjadi korban ART barunya itu adalah Jennifer Dunn. Lebih jelas selebgram itu menduga sang ART melakukan modus yang sama.

“Aku dapat info dari tetangganya, dia juga pernah cerita ke aku, katanya dia pernah kerja di tempat Jennifer Dunn,” ungkapnya.

“Dan kurang lebih sama sih, modusnya juga sama, barang-barangnya dibawa juga, dibawa kabur ke kampungnya juga, kayak gitu,” imbuhnya.

Dara Arafah juga mengaku tidak begitu mengenal sang ART lantaran sangat baru mengenalnya dan mendapatkannya dari media sosial.

“Asisten aku tuh baru 3 bulan sebenernya, baru banget. Dia, aku dapetnya tuh dari mamah aku, nyari di sosial media, di Facebook,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini