BLACKPINK Comeback, Simbol 7 Dosa di Tubuh Jisoo Jadi Sorotan BLINK

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – BLACKPINK telah resmi comeback ke industri musik Korea. Menandai kembalinya, girl group yang digawangi Jennie, Lisa, Jisoo dan Rose itu merilis video single terbaru yang berjudul ‘How You Like That’.

Baru diluncurkan, video klip tersebut langsung sukses menyedot perhatian. Bahkan sampai bertengger di trending Youtube.

Penampilan keempat member cantik BLACKPINK berhasil menghipnotis para fans. Namun yang menarik, usai video klip ‘How You Like That’ dirilis para fans BLACKPINK atau BLINK langsung ramai memperbincangkan simbol-simbol unik yang ada di dalam video.

BLINK ramai-ramai mencoba memecahkan simbol-simbol unik tersebut. Seperti salah satu BLINK pemilik akun Youtube Shasha Marie yang mencoba membahas simbol unik tersebut.

Shasha menyoroti simbol unik yang ada di tubuh Jisoo. Dalam video, Jisoo tampak duduk di reruntuhan tembok. Di tubuhnya terlihat sebuah tulisan.

BLINK tersebut menjelaskan jika tulisan yang ada di tubuh Jisoo berarti 7 dosa mematikan yang dipercaya oleh pengikut agama Kristen. Yakni, Lust (nafsu), Glutottony (rakus), Greed (serakah), Sloth (malas), Wrath (amarah), Envy (cemburu), dan Pride (rasa bangga).

Simbol dosa tersebut bisa diartikan Jisoo sedang berjuang melawan setan di dalam dirinya.

Gimana menurut kalian gaes?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjawab Tantangan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

Oleh: Nayla Khairunnisa )*Pemerataan pembangunan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahdalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. Di tengahmasih adanya kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, pemerintah terus menghadirkan berbagai program yang mampumemperkuat aktivitas ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Salah satu langkah strategis yang kini menjadi perhatian nasional adalahpengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai instrumen penggerakekonomi kerakyatan.Koperasi Desa Merah Putih hadir dengan tujuan yang lebih luasdibandingkan fungsi koperasi konvensional. Program ini dirancang untukmenjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampumenghubungkan potensi desa dengan berbagai peluang usaha, pembiayaan, distribusi, dan pengembangan sumber daya lokal. Pemerintah memandang penguatan ekonomi desa sebagai fondasipenting bagi pertumbuhan nasional yang berkelanjutan. Ketika masyarakat desa memiliki akses yang lebih baik terhadap kegiatanekonomi produktif, maka kesejahteraan akan meningkat dan ketimpanganpembangunan dapat dikurangi secara bertahap. Karena itu, pembangunan koperasi ditempatkan sebagai bagian dari strategi besarmemperkuat perekonomian nasional dari tingkat akar rumput.Komitmen pemerintah dalam menjalankan program ini terlihat dari upayapembenahan tata kelola yang terus dilakukan. Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, menegaskan bahwa pemerintah sedang memperbaiki tata kelola berbagai program prioritas, termasuk Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, perbaikan tersebut dilakukan agar pelaksanaan program semakin tepat sasaran, efektif, efisien, dan mampu memberikan manfaatyang optimal bagi masyarakat.Gibran juga menilai bahwa tata kelola yang baik menjadi faktor pentingdalam menjaga kepercayaan publik terhadap program pemerintah. Selain memperkuat akuntabilitas, langkah tersebut diyakini dapat meningkatkankepercayaan pasar terhadap kondisi perekonomian nasional. Denganpengelolaan yang semakin baik, program pembangunan desa diharapkanmampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.Kehadiran Koperasi...
- Advertisement -

Baca berita yang ini