Begini Jawaban Erina Gudono soal Pernikahan dengan Kaesang

Baca Juga

MATA INDONESIA, SOLO – Erina Gudono dikabarkan akan menikah dengan Kaesang Pangarep pada Desember 2022. Dia buka suara terkait kabar yang sudah ‘bocor’ tersebut.

Dalam Instagram Stories-nya, Erina membuka sesi tanya jawab. Warganet bebas bertanya apa saja. Salah satu yang dinanti akhirnya muncul. Ada warganet bertanya soal pernikahan dengan Kaesang.

“Desember tanggal berapa mbak? Sebagai warga Solo saya ikut bahagia lho,” tanya salah satu warganet.

Erina pun menjawab pertanyaan warganet tersebut. Sayang, dia hanya memberikan jawaban sekadarnya.

“Terima kasih, Insyaallah nanti ada waktunya itu,” jawab Erina.

Kabar pernikahan Erina dan Kaesang diungkap Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa saat hadir di sebuah acara turnamen esport. Dia menyebut, saat itu Gibran berhalangan hadir karena sedang disibukkan dengan persiapan pernikahan Kaesang pada Desember nanti.

Kaesang pun sempat kesal karena rencana pernikahannya dibocorkan orang lain, bukan dari mulutnya sendiri.

“Padahal pengen ngumumin sendiri, malah orang lain yang ngumumin. Di acara e-sport lagi ngumuminnya,” kata Kaesang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini