Pemain yang Main di Eropa Belum Gabung Latihan Timnas Indonesia

Baca Juga

MATA INDONESIA, BANDUNG – Timnas Indonesia mulai menjalani latihan perdana jelang pertandingan melawan Curacao di FIFA Matchday 24 dan 27 September 2022. Ada empat pemain belum bergabung, termasuk yang berkarier di Eropa.

Timnas Indonesia menjalani latihan perdana di Bandung, Senin 19 September 2022 dipimpin langsung Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu langsung bertolak ke Bandung dari Surabaya usai membawa timnas Indonesia U-20 lolos ke Piala Asia U-20.

Dalam sesi latihan perdana, ada empat pemain yang belum bergabung. Tiga di antaranya adalah pemain yang berkarier di Eropa.

“Beberapa pemain seperti Elkan Baggott, Egy Maulana Vikri, Witan Sulaeman, dan Marcelino Ferdinan akan bergabung dengan rekan-rekannya pada malam ini,” ujar Shin Tae-yong.

Di sesi latihan perdana, Shin Tae-yong hanya memberikan menu menu latihan ringan.

“Jadi latihan pemulihan saja dengan ringan dan memang tadi ya kenalan-kenalan dulu, siapa yang tidak saling kenal, dan setelah itu tadi pemanasan,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini