Banyak Adegan Seks, Film Biopik Marilyn Monroe Diberi Rating 17 Tahun ke Atas

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Film biopik Marilyn Monroe bertajuk ‘Blonde’ diberikan rating 17 tahun ke atas karena ada banyak adegan yang hanya pantas disaksikan penonton dewasa.

Ana de Armas sudah dipilih sebagai pemeran Marilyn Monroe di ‘Blonde’. Sutradara Andrew Dominik memasukkan banyak konten-konten seksual dalam film tersebut.

Dominik sudah memprediksi ‘Blonde’ akan mendapat rating dewasa (NC-17). Dia tak mempermasalahkan hal tersebut dan tak mau ambil pusing soal komentar banyak orang.

“Ini film yang menuntut. Jika penonton tidak menyukainya, itu masalah penonton. Ini film NC-17 tentang Marilyn Monroe, seperti yang Anda inginkan, bukan?” ujarnya, dikutip dari Hollywood Reporter, Minggu 27 Maret 2022.

“Kalian ingin melihat cerita Marilyn Monroe dengan rating dewasa. Saya ingin pergi dan menonton versi NC-17 dari kisah Marilyn Monroe,” katanya.

Blonde akan jadi film pertama Netflix yang dapat rating keras 17 tahun ke atas. Dengan mengizinkan film ini diberi rating tersebut, Dominik sangat berterima kasih pada platform streaming tersebut.

“Mudah mendukung sesuatu hal kalau kau sudah menyukainya. Lebih sulit ketika tidak suka. Saya hanya bisa berterima kasih pada Netflix,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini