Banjir Festival Musik, Inilah Tips Nabung yang Efisien untuk Beli Tiket Konser!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setelah mendengar penurunan kasus pada situasi pandemi global, sejumlah aktivitas offline yang tadinya dibatalkan kembali dilanjutkan, yang pastinya tetap menjalani protokol kesehatan. Salah satunya adalah konser.

Bahkan di Amerika, Eropa Jepang, dan Korea sudah mulai melaksanakan konser besar meskipun dengan beberapa protokol yang tetap harus ditaati. Begitupun di Indonesia.

Beberapa musisi tanah air sudah mulai menggelar gigsnya di beberapa acara. Salah satu kabar yang mengejutkan adalah kabar Justin Bieber yang akan konser di Indonesia.

Para penggemar Justin Bieber (Beliebers) Indonesia siap-siap menyambut kedatangan idola mereka Hal ini diungkapkan oleh akun Twitter JDB Analytics dan langsung mendapat komentar antusias dari para pengguna Twitter.

Karena masih ada waktu, inilah kesempatan untuk para penggemar untuk mulai menabung agar bisa ikut menonton konser idolanya. Kira-kira, bagaimana cara menabung yang tepat dan efisien untuk menonton konser? Berikut adalah caranya.

  1. Buat Plan

Sebelum mulai menabung, tentukan dulu tiket section mana yang akan kamu beli. Lihat ke beberapa konser yang pernah dilaksanakan untuk mendapat referensi harga tiket tersebut. Jika sudah ditentukan, lebihkan budget harga tiket untuk keperluan mendesak seperti biaya transportasi dan lain-lain.

Setelah itu, buat perencaanaan tabungan dengan skema yaitu membagi harga tiket dengan periode waktu menabung. Sehingga bisa kamu dapatkan dalam sebulan atau seminggu berapa besaran uang yang harus kamu setor agar dalam periode waktu yang ditentukan uangnya bisa terkumpul.

  1. Tentukan Prioritas Kebutuhan

Hal ini masih ada di dalam tahap perencanaan. Saat menabung, kamu harus bisa menentukan prioritas mana yang lebih kamu butuhkan.

Kamu harus bisa menyampingkan pengeluaran untuk hal yang tidak terlalu urgent. Pisahkan finansial untuk kebutuhan primer dan untuk menabung. Prioritaskan kebutuhan primer terlebih dahulu.

  1. Hindari Impulsive Buying

Hal ini tentu berkaitan dengan tips sebelumnya. Kurang membeli barang yang tidak terlalu penting.

Ini adalah musuh terberat dalam menabung karena kita tidak bisa meredam hasrat untuk membelinya. Setiap ingin membeli sesuatu, pikirkan terlebih dahulu apakah kamu benar-benar butuh barang tersebut atau hanya ingin memilikinya saja?

  1. Kurangi ‘Jajan’ Merchandise

Hal ini adalah peringatan utama untuk para penggemar. Godaan paling berat selama menabung bagi para penggemar tentunya meredam hasrat untuk berburu hiasan atau merchandise sang idola. Kurangi ‘jajan’ merch dan fokuslan untuk menabung membeli tiket konser!

  1. Buat Tabungan Yang Sulit Dijangkau

Hal ini juga tidak kalah penting. Buatlah tabungan yang akses pengambilannya tidak mudah untuk menghindari uang tersebut terambil. Kalau bisa, jangan dicampurkan dengan tabungan yang lain.

Pasalnya, jika penyimpanan tidak dikelola dengan baik, di waktu mendatang kamu akan kesulitan memisahkan mana uang untuk nonton konser dan mana uang tabungan untuk keperluan lainnya.

Nah itu dia beberapa tips untuk menabung membeli tiket konser. Hal yang sulit dalam menabung adalah sikap sabar dan konsisten, maka kamu harus konsisten dan sabar untuk tidak menggunakan tabungan tersebut selain untuk membeli tiket konser. Kuatkan niatmu untuk menabung dan jangan sampai terpancing untuk membuka tabunganmu jika belum pada waktunya.

Reporter: Dinda Nurshinta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Wujudkan Daya Saing Global, Program Magang Nasional Diperluas ke Seluruh Indonesia

Oleh: Alya Safira )*Upaya pemerintah dalam memperkuat daya saing global terusmenunjukkan arah yang semakin terstruktur melalui perluasan Program Magang Nasional ke seluruh Indonesia. Kebijakan ini dirancang bukanhanya untuk menjawab kebutuhan jangka pendek pasar tenaga kerja, tetapi juga sebagai strategi jangka panjang dalam membangun sumberdaya manusia unggul. Di tengah dinamika ekonomi global yang kompetitif, pemerintah menempatkan peningkatan kualitas tenaga kerja sebagaiprioritas utama agar Indonesia mampu bersaing secara berkelanjutan.Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjadi salah satu aktor pentingdalam mendorong penguatan program ini. Dalam pertemuannya bersamaMenteri Ketenagakerjaan, ia menekankan bahwa Program MagangNasional telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama darisisi antusiasme masyarakat. Tingginya jumlah pendaftar yang mencapai ratusan ribu orang menunjukkan bahwa program ini menjadi kebutuhan nyata bagi lulusanbaru yang ingin mendapatkan pengalaman kerja. Ia melihat kondisi inisebagai momentum untuk memperluas kuota peserta pada periode 2026–2027, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program agar semakin relevan dengan kebutuhan industri.Dalam pandangan Teddy, penguatan program tidak cukup hanya denganmenambah jumlah peserta. Pemerintah juga harus memastikan bahwasetiap peserta memperoleh pengalaman kerja yang bermakna. Oleh karena itu, program ini dirancang dengan pendekatan yang lebihkomprehensif, mencakup pembelajaran langsung di lingkungan kerjaprofesional, pendampingan oleh mentor berpengalaman, serta pemberianupah yang sesuai standar. Pendekatan ini diyakini mampu membentukkompetensi yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga mencakup soft skills yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern.Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memberikanpenekanan pada aspek keberlanjutan program. Ia memandang bahwaProgram Magang Nasional harus menjadi bagian dari ekosistempengembangan tenaga kerja yang lebih luas. Oleh karena itu, pemerintah tidak berhenti pada penyelenggaraanmagang semata, tetapi juga menyiapkan program lanjutan sepertisertifikasi kompetensi. Dengan adanya sertifikasi ini, keterampilan yang dimiliki peserta dapat diakui secara formal dan meningkatkan peluangmereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.Dalam berbagai kesempatan, Yassierli juga menyoroti pentingnyamenjaga optimisme para peserta, terutama setelah merekamenyelesaikan program magang. Ia mendorong agar para...
- Advertisement -

Baca berita yang ini