Bambang Pamungkas Digugat Wanita Bukan Istrinya, Netizen: Punya Anak dari Wanita Lain?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Netizen dibuat heboh dengan kabar Bambang Pamungkas digugat wanita bernama Amalia Fujiawati. Pasalnya, nama istri pria yang akrab disapa Bepe itu berbeda.

Amalia menggugat Bepe terkait asal-usul dan nafkah anak. Gugatan tersebut diungkapkan oleh Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Taslimah, Kamis 25 Maret 2021. Amalia mengajukan gugatan tidak secara langsung, melainkan via elektronik court atau e-court.

“Perkara tersebut terdaftar dalam nomor perkara 1233/Pdt.G/2021/PA.JS. yang dilakukan oleh Amalia Fujiawata melawan Bambang Pamungkas. Gugatan tersebut adalah gugatan mengenai pengesahan asal-usul anak dan nafkah anak,” ujar Taslimah.

Siapa sosok Amalia Fujiawati masih menjadi tanda tanya. Pasalnya, istri Bepe bermana Tribuana Tungga Dewi. Kedua pasangan sudah dikaruniai tiga orang anak.

Banyak netizen yang mulai menerka-nerka, mulai dari dugaan selingkuh, nikah siri, hingga poligami. Sidang perdana rencananya akan digelar 31 Maret, sedangkan gugata dilayangkan pada 18 Maret.

“Rencana agenda pertama persidangan tanggal 31 Maret 2021. Pendaftaran secara elektronik court, tidak langsung. Gugatan tentang pengsahan asal-usul anak. Anak yang diahirkan minta diajukan asal usulnya serta nafkah anak tersebut,” kata Taslimah.

Netizen langsung riuh mengomentari kabar ini dan memenuhi kolom komentar akun Instagram Lambe_Turah.

“Nama penggugatnya beda ya dg nama istri Bambang Pamungkas? Ini maksudnya Bambang punya anak dr wanita lain yg bukan istrinya?” tulis akun @ati****.

“Tapi nama istrinyaa kan Tribuana Tingga Dewi? Beda ya,” tulis akun @tin**_***.

“Bambang Pamungkas siapa ini?? nama penggugatnya beda sama nama istrinya. Apa Bambang Pamungkas (bepe). Apa dia punya istri lain? apa gimana sih?” tulis akun @e.li***.

Saat ini Bambang Pamungkas menjabat sebagai manajer Persija Jakarta. Selama kariernya sebagai pesepakbola, waktunya dihabiskan mayoritas bersama Macan Kemayoran. Dia juga mantan andalan lini depan tim nasional Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini