Ayu Ting Ting Pernah ‘Nembak’ Ivan Gunawan, Tapi Ditolak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Cerita mengejutkan datang dari desainer Ivan Gunawan (Igun). Dia mengaku pernah diajak pacaran Ayu Ting Ting, tapi ditolak.

Cerita itu diungkapkan Igun itu dalam channel YouTube Boy William. Igun mengaku, dia terpaksa menolak Ayu karena saat itu sedang punya pacar.

“Mungkin sekarang satu-satunya perempuan yang nggak pernah berubah hati gue adalah Ayu Ting Ting,” kata Igun.

Kemudian, Boy bertanya apakah yang disebut pria 39 tahun itu adalah settingan belaka. Mendengar pertanyaan Boy, Igun sedikit geram.

“Beneran. Masa iya udah berdua ngomong begini dibilang masih settingan. Hubungan gue sama Ayu Ting Ting itu on-off, on-off,” ungkapnya.

“Dia pernah kok ngajak gue pacaran, tapi gue bilang jangan pacaran dulu deh. Terus dia bete. Serius, Demi Allah. Dia ngajak gue pacaran, tapi saat itu gue punya pacar dan gue lagi cinta-cintanya sama pacar gue,” ujarnya.

Bahkan, Igun mengaku sudah punya feeling pernikahan Ayu dengan Adit Jayusman gagal. Menurut dia, Ayu Ting Ting hanya akan bahagia dengan dirinya.

“Waktu dia bilang mau menikah, gue bilang ya udah nggak ada masalah loe menikah tapi gue punya perasaan kayaknya loe nggak bakal jadi menikah deh,” katanya.

“Kayaknya gue bakal bahagia sama dia. Ayu pernah bilang ke gue, dia kayaknya cuma bisa bahagia kalau sama gue doang,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini