Awas! Ini Kebiasaan Buruk yang Bikin Kulit Jadi Kusam

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Memiliki kulit yang indah dan glowinh adalah dambaan semua orang. Segala cara rela dilakukan untuk mendapat kulit sehat bak artis Korea.

Namun, terkadang masih banyak orang yang menganggap kulit sehat hanya didapat dari skincare. Padahal, gak cuma itu lho!

Kulit yang sehat juga dihasilkan dari gaya hidup yang baik. Termasuk kebiasaan kamu sehari-hari.

Nah, agar kamu gak keliru lagi, ini sederet kebiasaan yang bikin kulit kamu kusam. Sayang deh skincare-nya!

1. Terlalu Lama Menatap Gadget

Terlalu lama menatap layar gadget, gak cuma memberikan efek buruk buat mata tapi juga buat kulit kita!

Dampak blue light alias sinar biru dari layar gadget ini bisa menimbulkan berbagai masalah kulit, salah satunya bikin kulit kelihatan makin kusam.

Untuk itu, ada baiknya kamu membatasi penggunaan gadget untuk kesehatan kulitmu. Atau, kamu bisa menggunakan rangkaian skincare yang sudah meng-klaim bisa menangkal sinar blue light.

2. Tak Menggunakan Sunscreen

Hayo, siapa yang masih malas menggunakan sunscreen? Padahal, jika disepelekan, hal ini bisa membuat masalah besar pada kulit kamu lho!

Menggunakan sunscreen khususnya saat keluar rumah sangatlah penting. Produk tersebut dapat membantu untuk menangkan UVA dan UVB dari matahari.

Jangan hanya saat keluar, di rumah juga wajib pakai sunscreen ya!

3. Kurang Istirahat

Satu lagi kebiasaan buruk yang sebabkan kulit kusam ialah kurang istirahat. Hal ini bisa membuat skincare yang kamu gunakan sia-sia.

Pasalnya, kulit yang sehat juga dipengaruhi dari gaya hidup yang baik. Maka, istirahatlah yang cukup untuk mendapatkan kulit yang sehat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini