Astaga! Nama Rachel Vennya Dicatut Sang Ayah Buat Nipu

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Selebgram Rachel Vennya diterpa masalah yang tak mengenakkan. Namanya dicatut oleh pria bernama Leo Andrea untuk melakukan penipuan endorsement.

“Aku baru dapat laporan penipuan endorsement, aku TIDAK pernah menerima endorsement lewat orang lain SELAIN admin aku, siapa pun itu,” tulis Rachel dalam Instagram Storynya.

“Pasti transfer ke atas nama rekening aku BUKAN atas nama siapa pun apalagi dengan nama Leo Andrea. Rekening aku Rachel Vennya,” lanjutnya.

Dengan berat hati, ia pun memberi penjelasan kasus tersebut lewat postingan Instagram yang kini telah dihapus. Rupanya, Leo Andrea adalah ayah biologisnya.

“Hallo temen-temen ini hal yang buruk sekali buat aku, dan aku sebenarnya malu mengatakan aib keluarga, tapi hal ini aku terpaksa lakukan meminimalisir penipuan yang dilakukan dari Leo Andrea. Beliau adalah ayah biologisku yang jarang bertemu selama aku hidup,” jelas Rachel.

Lebih lanjut, istri Niko Al Hakim itu menegaskan bahwa dia tak ada hubungan dekat dengan Leo. Ia dibesarkan tanpa sosok ayah sejak umurnya tiga tahun.

Jadi, transaksi apa pun yang Leo lakukan tak ada sangkut pautnya dengan dirinya atau sang ibu. Rachel pun meminta maaf pada pihak-pihak yang dirugikan. Karena, dia benar-benar tidak tahu masalah tersebut sampai ada yang melaporkannya pada dirinya.

“Aku pribadi sangat mengerti dengan kondisi hidup aku yang tidak dibesarkan dengan sosok Ayah, aku tidak komplain dan tidak malu. Tapi, saat Beliau memakai nama aku untuk menipu orang lain, dan mengatakan hal yang tidak benar tentang aku karena aku sudah tidak bisa memberikan Beliau uang lagi karena sudah terus-menerus,” kata dia.

“Klarifikasi ini menjadi pembatas bahwa aku tidak terlibat dalam apa pun yang dia perbuat. Aku memang datang saat Beliau sakit dan saat itu pakai atas nama aku tapi hanya sebatas cover biaya rumah sakit. Selebihnya aku tidak tahu,” imbuhnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini