Artis Korea Selatan yang Terlahir Cantik dan Tampan Sejak Kecil!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA- Operasi plastik telah membudaya di Korea Selatan. Sejumlah bintang di sana enggan mengakui bahwa mereka telah menjalani operasi plastik. Faktanya, memang Korea Selatan menyandang predikat sebagai ibukota operasi plastik di dunia.

Masyarakat Korea yang cenderung kompetitif adalah alasan dibalik menjamurnya operasi plastik. Standar kecantikan atau ketampanan seseorang dinilai membawa kesuksesan.

Menjadi cantik dan tampan merupakan tuntutan yang harus dipenuhi oleh setiap masyarakat yang tinggal di Korea. Sekalipun masyarakat banyak yang melakukan operasi tersebut. Tetapi masih ada warga Korea yang berpikir dua kali untuk melakukan bedah plastik. Seperti yang kita ketahui, warga Korea Selatan suka dengan operasi plastik. Nyatanya, hal tersebut mengganggu orang Korea. Pasalnya, masih banyak masyarakat Korea yang cantik dan tampan dari kecil tanpa melakukan operasi plastik. Siapa saja artis Korea yang tak melakukan operasi plastik? Yuk, intip dibawah ini, dilansir dari berbagai sumber antara lain:

Pertama, Suzy Miss A.

Rumor tentang dirinya pernah melakukan operasi plastik pun muncul. Namun, banyak penggemarnya yang membantah bahwa rumor tersebut tak benar. Mereka membandingkan foto-foto lama Suzy dengan yang sekarang. Suzy terlihat sama persis dengan yang sekarang. Sehingga banyak penggemar Suzy yang memuji dirinya karena memiliki kecantikan yang alami. Suzy ini bahkan dijadikan patokan standard kecantikan di Korea Selatan.

Kedua, Song Hye Kyo.

Mantan istri Song Joong Ki memang sudah cantik dari kecil. Aktris dan model pemeran The Descendants of the Sun berbagi foto masa kecil dalam variety show saat drama ditayangkan. Hal tersebut membuktikan bahwa kecantikan yang ia miliki itu alami bukan operasi plastik.

Ketiga, Sulli.

Personel girlgroup F(X), memang memiliki paras yang cantik dan rupawan. Dari kecil hingga dewasa ia tak banyak mengalami perubahan. Penggemarnya pun membuktikan bahwa memang ia cantiknya alami dari kecil. Dia dikenal sebagai ‘kecantikan yang sangat halus’.

Keempat, Yoona.

Ia merupakan mega girl group SNSD. Yoona pernah memerankan berbagai drama Korea. Drama yang dibintanginya membawakan sukses. Yoona ini masuk dalam nominasi perempuan tercantik ke-4 di dunia pada 2020 lalu. Dalam episode 19  Love Rain, karakter Yoona, ibu Jung Ha Na membuka-buka album foto putrinya. Foto-foto tersebut adalah foto sebenarnya dari masa kecil Yoona dan menunjukkan kecantikan bawaannya, karena ia terlihat persis sama dengan Yoona dewasa. Kecantikan yang dimilikinya itu alami dan bukan operasi plastik.

Kelima, Taeyeon.

Mantan anggota Girls Generation, Taeyeon. Terdapat kontroversi kecantikan wajah yang dimilikinya. Apakah memang dia cantik alami atau operasi plastik? Sebuah forum komunitas memposting beberapa bukti yang tampaknya tak terbantahkan, mereka membuktikan kecantikan alami yang dimiliki Taeyeon. Foto Taeyeon dari kecil hingga sekarang menjelaskan bahwa ia terlihat sama dari dahulu hingga seperti ini. Baginya tak mungkin menjalankan operasi plastik sepanjang kariernya.

Keenam, Song Joong Ki.

Song Joong Ki (Foto: Istimewa)

Pemeran DOTS ini pernah mendapatkan rumor bahwa ia melakukan operasi plastik. Wajah pria ini masih terlihat muda dan tampan serta tak pernah berubah. Untuk melakukan perawatan kulitnya, ia mengaku rajin mencuci muka dengan susu sebelum tidur setiap malam. Serta ia rajin berolahraga dan mengonsumsi apel setiap pagi. Song Joong Ki juga mengaku bahwa ia tak pernah melakukan operasi plastik.

Ketujuh, Park Seo Joon.

Aktor Korea yang sudah tampan tanpa operasi plastik adalah Park Seo Joon. Banyak yang menyangka bintang drama Korea Itaewon Class itu melakukan operasi plastik. Namun, jika dilihat kembali foto-fotonya zaman dahulu tidak banyak berubah dengan ketampanan dari Park Seo Joon. Banyak drama yang pernah ia bintangi seperti, She Was Pretty, Whats Wrong With Secretary Kim dan Fight My Way.

Kedelapan, Lee Min Ho.

Siapa yang tak mengenal aktor yang satu ini? Lee Min Ho aktor yang memiliki banyak penggemar wanita di berbagai kalangan usia. Aktor yang satu ini sempat digosipkan melakukan operasi plastik. Karena foto bersama dokter bedah yang beredar di internet 2011 lalu, itu yang membuat rumor. Namun agensinya membantah dengan tegas atas rumor tersebut. Sejak kecil memang ia memiliki wajah tampan.

Reporter: Azizah Putri Octavina

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Upaya Bersama Diperlukan untuk Jaga Situasi Kondusif Saat Idul Fitri

Oleh: Hafidz Ramadhan Pratama Perayaan Hari Raya Idul Fitri yang selalu identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, dinamika sosial, serta potensi kerawanan keamanan, kebutuhan akan sinergi lintas sektor menjadisemakin mendesak untuk diwujudkan secara konkret. Stabilitas keamanan dan ketertibanmasyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan jugamemerlukan dukungan aktif dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga peran strategismedia sebagai penyampai informasi yang membentuk persepsi publik. Dalam konteks ini, menjaga suasana kondusif bukan sekadar upaya teknis, tetapi juga merupakan bagian darikomitmen kolektif dalam merawat persatuan di tengah keberagaman. Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasiantara kepolisian dan media melalui momentum buka puasa bersama insan pers yang tergabungdalam Pokja Polda Jatim. Kegiatan yang turut dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pasma Royce serta jajaran pejabat utama tersebut menjadi simbol bahwa komunikasi yang terbuka dansinergitas yang solid merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya saatada agenda nasional dan Idul Fitri. Dalam pandangannya, insan pers memiliki posisi strategissebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepadamasyarakat, sehingga mampu mencegah berkembangnya informasi yang menyesatkan. Irjen Nanang Avianto juga melihat bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampaiinformasi semata, tetapi juga berperan sebagai penyejuk di tengah dinamika sosial yang berkembang. Dalam situasi yang rawan terhadap provokasi dan penyebaran informasi yang tidakterverifikasi, media diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang edukatif sertamembangun opini publik yang konstruktif. Dengan demikian, masyarakat tidak mudahterpengaruh oleh isu-isu yang dapat memicu keresahan atau konflik. Ia menekankan bahwaketerbukaan informasi publik merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkantransparansi dan akuntabilitas, yang pada akhirnya akan memperkuat kepercayaan masyarakatterhadap institusi negara. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Wakil Gubernur Abdullah Vanath turutmengingatkan pentingnya menjaga harmoni dan memperkuat toleransi antarumat beragama, terutama karena perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi berlangsung dalam waktu yang berdekatan. Abdullah Vanath menilai bahwa masyarakat Maluku memiliki pengalaman panjangdalam menjaga kebersamaan, sehingga diharapkan mampu mempertahankan kondisi yang amandan damai. Ia menegaskan bahwa masyarakat saat ini telah menunjukkan kedewasaan dalamkehidupan sosial, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecahbelah persatuan. Abdullah Vanath juga mengingatkan bahwa pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran agar konflik serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, tidak ada alasan bagi masyarakat untukkembali pada situasi yang pernah menimbulkan perpecahan. Justru, momentum perayaankeagamaan harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan saling menghormati. Dalam konteks ini, toleransi bukan hanya menjadi konsep normatif, tetapi harus diwujudkandalam sikap nyata, seperti menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing umat beragama. Langkah konkret juga ditunjukkan melalui koordinasi yang dilakukan Pemerintah ProvinsiMaluku dengan forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh agama, serta aparat keamanan. Sinergi ini bertujuan memastikan bahwa seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini, sehingga perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Pendekatankolaboratif ini menunjukkan bahwa stabilitas tidak dapat dicapai secara parsial, melainkanmelalui kerja sama yang terintegrasi. Hal senada juga disampaikan Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Edy Murbowo S.I.K. M.Si. yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan danketertiban wilayah saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam keterangannya, Irjen Edy Murbowo menekankan pentingnya menjagakebersamaan dan memperkuat nilai-nilai toleransi sebagai fondasi utama dalam menciptakanstabilitas keamanan. Ia menilai bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hiduprukun, melainkan kekuatan yang dapat memperkokoh persatuan. Irjen Edy Murbowo juga melihat bahwa momentum perayaan dua hari besar keagamaan yang berdekatan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama. Iamengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing agar tetapaman dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan dengan tertib dan penuhkedamaian. Seruan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tanggungjawab aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah telah menunjukkan berbagai capaian signifikan dalammenjaga stabilitas nasional, mulai dari keberhasilan mengendalikan inflasi terutama saat haribesar keagamaan, peningkatan efektivitas pengamanan arus mudik melalui koordinasi lintasinstansi, hingga penguatan layanan publik berbasis digital yang semakin memudahkanmasyarakat dalam mengakses informasi dan layanan. Selain itu, upaya memperkuat moderasiberagama serta pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan juga berkontribusi dalammenciptakan suasana yang lebih kondusif di berbagai daerah, sehingga kepercayaan publikterhadap pemerintah terus meningkat. Dengan melihat berbagai upaya yang telah dilakukan oleh aparat keamanan, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, dapat disimpulkan bahwa menjaga situasi kondusif saat Idul Fitrimembutuhkan komitmen bersama yang berkelanjutan. Sinergi antara media, pemerintah, danmasyarakat harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus menjaga persatuan, meningkatkantoleransi, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai, sehinggamomentum Idul Fitri benar-benar menjadi ajang mempererat kebersamaan dan memperkuatharmoni sosial di Indonesia. *) Peneliti Keamanan Dalam Negeri dan Komunikasi Publik
- Advertisement -

Baca berita yang ini