Aigoo! Reuni IZ*ONE Dilaporkan Batal!

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Reuni IZ*ONE yang sangat dinanti-nantikan nampaknya akan mengecewakan penggemar. Hal ini karena ajang temu kangen antara para member dan penggemar dilaporkan tidak terjadi.

Terlepas dari berita bahwa girl grup proyek akan diluncurkan kembali, laporan sekarang mengatakan reuni sementara IZ*ONE telah dibatalkan. Menurut laporan, diskusi untuk comeback grup telah gagal.

Namun, penggemar masih bisa berharap melihat masing-masing anggota IZ*ONE aktif di bawah label masing-masing.

Setelah laporan tersebut, CJ ENM telah mengkonfirmasi bahwa IZ*ONE tidak akan bersatu kembali untuk comeback. Agensi menjelaskan ada diskusi untuk reuni, tetapi agensi anggota tidak sampai pada kesimpulan.

CJ ENM menyatakan, “Kami telah melakukan percakapan dengan agensi dan membiarkan berbagai kemungkinan terbuka. Namun, kami tidak dapat mencapai kesimpulan pada akhirnya. Kami meminta banyak dorongan dan dukungan untuk masa depan para anggota terlepas dari reuni grup atau ketiadaan.”

Girl grop IZ*ONE dinyatakan bubar pada 29 April 2021. Kontrak ekslusif dengan CJ ENM telah berakhir dan para member yang dibentuk dari ajang PRODUCE 48 ini akan dikembalikan ke agensi masing masing.

Sementara itu, belum lama ini mantan anggota IZ*ONE Chaeyeon tiba-tiba menangis ketika Miyawaki Sakura ikut serta dalam Live Instagram. Interaksi keduanya ini pun langsung menjadi perbincangan netizen.

Pada Senin 28 Juni 2021, Chaeyeon melakukan siaran langsung di Instagram untuk berbincangan bersama penggemar. Di tengah siaran, Chaeyeon memutuskan untuk mengirim permintaan siaran langsung bersama mantan rekan satu grupnya Miyawaki Sakura.

Tak disangka Sakura pun menerima permintaan itu dengan cepat. Penggemar dapat menyaksikan Chaeyeon dan Sakura melakukan panggilan telepon tatap muka, sementara juga sedang siaran langsung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini