Aduh! Choi Jinhyuk Diperiksa Pihak Berwajib karena Ini

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Pihak kepolisian menangkap Choi Jinhyuk pada 6 Oktober pukul 20.20 waktu setempat. Diketahui ia telah melanggar Undang-Undang Pencegahan Penyakit Menular Corona 19.

Melansir dari Star Today, Jinhyuk ditangkap di sebuah bar hiburan daerah Samseong-dong, Gangnam-gu, Seoul. Aktor yang pernah berperan dalam film ‘Train to Busan’ ini harus mendisiplinkan diri dan berhenti melakukan aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaannya.

Berawal dari ketidaktahuannya mengenai tempat yang ia kunjungi tersebut ternyata beroperasi secara ilegal. Kabarnya ada 51 orang yang tertangkap termasuk Choi Jinhyuk beserta pelanggan dan resepsionis.

Pada Jumat 8 Oktober, Gtree Creative, agensi Jinhyuk memberikan pernyataan resmi mengenai permintaan maaf secara tertulis. Sekaligus Gtree Creative juga mengklarifikasi masalah Choi Jinhyuk sampai bisa tertangkap.

Jinhyuk mengaku dapat informasi bar tersebut dari kenalannya. Namun ia merasa menyesal karena telah membuat warga setempat jadi khawatir.

Berikut isi dari surat resmi Gtree Creative:

“Halo, ini adalah Gtree Creative, agensi dari aktor Choi Jinhyuk.

Kami dengan tulus meminta maaf karena menimbulkan kekhawatiran meskipun situasi parah yang diderita semua orang karena COVID-29.

Pada tanggal 6, Choi Jinhyuk melanggar aturan karantina saat duduk dengan seorang kenalan. Choi Jinhyuk tidak tahu apakah bar yang dikatakan seorang kenalannya ini buka sampai jam 10 malam dan ternyata barnya beroperasi secara ilegal. Jadi kami telah salah paham terkait berkunjung pada jam malam.”

“Kami tahu bahwa ketidaktahuan ini telah melakukan tindakan salah karena tidak memeriksa aturan karantina dengan benar. Untuk ini kami menundukkan kepala dan meminta maaf. Kami akan merenungkan secara mendalam dan berhati-hati untuk tidak mengulangi kesalahan seperti itu lagi, dan sebagai agensi, kami akan selalu melakukan yang terbaik untuk mengelola penghibur perusahaan.

Kami akan menghentikan semua kegiatan dan menahan diri, kami minta maaf sekali lagi,” lanjutnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini