5 Tanda Gangguan Hormon yang Nggak Boleh Kamu Abaikan

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Jika lima hal ini terjadi padamu, jangan kamu abaikan, bisa jadi itu adalah tanda hormonmu tidak seimbang!

Kita semua tahu bagaimana musim dingin membuat kita malas dan mengantuk sebagian besar waktu sehingga hampir menjadi misi mustahil untuk berolahraga di cuaca dingin. Namun, terkadang kemalasan bukan hanya pertanda musim dingin.

Ini bisa menjadi indikasi gangguan hormon jika disertai dengan beberapa gejala lainnya. Percayalah, kamu tidak ingin mengabaikan tanda-tanda ini; jika kamu menderita lebih dari 1 atau 2 hal berikut, maka kamu harus segera pergi ke dokter.

Jerawat

Ketika kamu melihat banyak jerawat di wajah atau jerawat mulai menyebar di bagian tubuhmu, kamu harus berhati-hati. Salah satu gejala utama ketidakseimbangan hormon adalah jerawat dengan semua jenisnya. Itu sebabnya tanda ini tidak boleh diabaikan sama sekali.

Rambut rontok

Rambut rontok adalah hal biasa bahwa kita kehilangan rambut setiap hari. Apa yang tidak normal adalah memperhatikan bahwa rambutmu telah kehilangan volume dan ketebalannya sehingga beberapa titik kosong mungkin mulai muncul. Jika ini terjadi, itu adalah tanda peringatan bahwa mungkin ada ketidakseimbangan hormon di hormon yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan rambut.

Siklus menstruasi tidak teratur

Banyak gadis mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, tetapi kebanyakan dari mereka biasanya menganggapnya sebagai respons dari tubuh mereka terhadap tekanan dan stres sehari-hari. Itu benar, namun, jika siklus menstruasi terlambat selama lebih dari sebulan, kamu haru segera berkonsultasi karena mungkin alasannya adalah ketidakseimbangan hormon.

Penurunan berat badan

Penurunan berat badan sering dikaitkan dengan hormon. Hormon dapat sangat mempengaruhi nafsu makan serta tingkat metabolisme. Juga, efek ini tidak terbatas pada penurunan berat badan, itu mungkin bisa menjadi kenaikan berat badan yang jelas. Jika kamu mengalami penurunan / kenaikan berat badan yang tidak dapat dibenarkan, kamu harus mempertimbangkan untuk mengunjungi dokter.

Merasa malas dan mengantuk hampir sepanjang waktu

Jika kamu mendapati dirimu merasa malas dan tidak dapat berkegiatan bahkan jika kamu telah mengambil porsi kafein harian, maka kamu tidak boleh mengabaikan gejala ini karena mungkin itu bukan hanya kemalasan karena cuaca dingin tetapi secara langsung berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon. (Tisa)

Berita Terbaru

Penanganan Kasus Air Keras Melalui Pengadilan MiliterDinilai Solutif

Oleh: Dimas Alfarizi RahmanKasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus kembali menjadi sorotanpublik di tengah dinamika penegakan hukum yang ditempuh melalui mekanisme peradilanmiliter. Langkah ini dinilai sejumlah kalangan sebagai solusi yang tepat untuk memastikanproses hukum berjalan profesional, terukur, dan sesuai dengan kewenangan institusi yang terlibat, terutama karena dugaan keterlibatan aparat militer. Pemerintah pun menunjukkankomitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa mengganggu independensi proses hukum, sehingga kepercayaan publik terhadap sistem peradilan tetap terjaga.Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa proses penyidikan terus berjalan secara signifikan. Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P. Siagian menyampaikanbahwa penyidikan yang dilakukan oleh Pusat Polisi Militer TNI telah mencapai sekitar 80 persen. Hal ini menandakan adanya progres yang cukup cepat dalam mengungkap kasus yang sempat memantik perhatian luas masyarakat. Dalam proses tersebut, penyidik telah menetapkanempat orang tersangka dengan sangkaan pasal terkait penganiayaan berat dan penganiayaanberencana, yang menunjukkan adanya unsur kesengajaan dalam tindakan tersebut.Meski demikian, proses hukum belum sepenuhnya rampung karena masih menunggu sejumlahbukti penting. Penyidik saat ini tengah menantikan hasil visum dari Rumah Sakit CiptoMangunkusumo serta keterangan dari korban sebagai saksi utama. Kedua hal ini menjadi faktorkrusial dalam memperkuat konstruksi perkara sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya. Pendekatan yang berhati-hati ini dinilai penting agar proses hukum tidak tergesa-gesa dan tetapmengedepankan akurasi serta keadilan bagi semua pihak.Di sisi lain, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Aulia Dwi Nasrullah memastikan bahwainstitusinya bekerja secara maksimal dalam menangani kasus ini. Ia menegaskan bahwa proses penegakan hukum dilakukan secara terbuka, profesional, dan akuntabel. Keempat tersangkabahkan telah menjalani penahanan di fasilitas tahanan militer dengan pengamanan ketat sejakpertengahan Maret 2026. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa tidak ada upaya untukmelindungi pelaku, melainkan justru menunjukkan keseriusan institusi militer dalam menjagaintegritasnya.Pengawasan dari Komnas HAM juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjagatransparansi. Lembaga tersebut berencana melakukan pendalaman lebih lanjut dengan memintaketerangan para tersangka serta menghadirkan ahli dari berbagai bidang. Upaya ini bertujuanuntuk memperkuat analisis dan memastikan bahwa kesimpulan yang dihasilkan benar-benarmencerminkan keadilan substantif, tidak hanya sekadar memenuhi aspek formal hukum.Peran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban turut menjadi bagian penting dalam proses ini. Lembaga tersebut telah memberikan perlindungan fisik kepada korban, termasuk pengamananmelekat, bantuan medis, serta pemenuhan hak-hak prosedural selama proses hukum berlangsung. Perlindungan juga diberikan kepada saksi dan keluarga korban, sehingga mereka dapat menjalaniproses hukum tanpa tekanan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa negara tidak hanya fokus padapenindakan pelaku, tetapi juga pada pemulihan korban.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga datang dari berbagai elemen masyarakat. Forum Ukhuwah Islamiyah Indonesia melalui ketuanya M. Risdiansyah menilai bahwa sikappemerintah yang tidak mencampuri proses peradilan merupakan langkah yang tepat. Hal inisejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penegakanhukum secara cepat dan profesional. Sikap Menteri HAM Natalius Pigai yang tidak melakukanintervensi juga dianggap sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip negara hukum.Menurut Risdiansyah, intervensi pemerintah dalam proses hukum justru berpotensi menimbulkanpreseden buruk di masa depan. Jika hal tersebut dibiarkan, maka dapat membuka ruang bagipenyalahgunaan kekuasaan yang merugikan sistem hukum secara keseluruhan. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidakmendorong pemerintah untuk melampaui kewenangannya.Dalam perspektif yang lebih luas, penggunaan peradilan militer dalam kasus ini seharusnyadipahami sebagai bagian dari mekanisme hukum yang sah dan telah diatur dalam sistemperundang-undangan. Setiap institusi memiliki kewenangan masing-masing dalam menanganiperkara yang melibatkan anggotanya. Dengan adanya pengawasan dari lembaga independenseperti Komnas HAM dan LPSK, proses ini tetap berada dalam koridor transparansi danakuntabilitas.Sepanjang satu tahun terakhir, pemerintah juga mencatat berbagai keberhasilan dalammemperkuat sistem hukum dan perlindungan hak asasi manusia. Upaya tersebut terlihat darimeningkatnya koordinasi antar lembaga penegak hukum, percepatan penanganan kasus strategis, hingga penguatan peran lembaga pengawas yang semakin aktif dalam menjalankan fungsinya. Hal ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanya reaktif terhadap kasus tertentu, tetapi jugaterus membangun sistem yang lebih kuat dan berkeadilan.Dengan demikian, penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus melaluipengadilan militer dapat dipandang sebagai langkah yang solutif selama dijalankan secaratransparan dan akuntabel. Semua pihak diharapkan dapat memberikan ruang bagi proses hukumuntuk berjalan tanpa tekanan, serta mendukung upaya penegakan hukum yang adil. Padaakhirnya, keadilan hanya dapat terwujud apabila setiap elemen bangsa menghormati hukum danbersama-sama menjaga integritas sistem peradilan yang menjadi fondasi negara hukum.*) Analis Kebijakan Keamanan dan Peradilan
- Advertisement -

Baca berita yang ini