5 Fakta Claudia Emmanuela Santoso, Gadis Indonesia yang Pukau Juri The Voice of Germany 2019

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA - Kabar membanggakan datang dari penyanyi muda asal Indonesia yakni Claudia Emmanuela Santoso yang sukses memukau para juri The Voice of Germany. Gadis yang akrab dipanggil Audi itu sukses membuat empat juri menangis dengan penampilannya saat mengikuti audisi The Voice of Germany (TVOG) sesi pertama.

Audi diketahu berasal dari Cirebon dan baru berusia 18 tahun. Atas penampilannya membawakan lagu Never Enough  oleh Loren Allerd, Audi berhasil membuat seisi studio takjub mendengar suara indahnya.

Sambutan meriah serta pujian pun datang dari para juri, diantaranya Alice Merton dan Rea Garvey yang menghampirinya ke atas panggung.

“Saya benar-benar menangis untuk pertama kalinya di acara ini. Karena itu sangat indah,” ujar Alice Merton.

“Kamu luar biasa,” imbuh Rea Garvey sambil naik ke atas panggung.

Berikut 5 fakta dan potret kece Audi saat tampil di The Voice of Germany:

1. Membawakan lagu Never Enough oleh Loren Allerd. Belum lama Audi tampil, Rea Garvey adalah juri pertama yang langsung memencet bel. Setelah itu, ketiga juri lain yakni Sido, Alice Merton dan Mark Forster juga ikut memencet bel secara serempak.

2. Membuat empat juri menangis dengan penampilannya. Terutama Alice Merton, suara indah Audi mempu membuat satu-satunya juri wanita di TVOG itu menitikan air mata.

3. Mendapatkan Standing Ovation. Tak hanya juri, seluruh penonton yang hadir juga terpukau dengan penampilan Audi.

4. Dirayu Claudia Emmanuela Santoso agar bergabung dengan timnya. Menariknya, bukan hanya Alice Merton yang antusias dengan suara Claudia, hampir semua juri juga berharap Claudia dapat masuk tim mereka.

5. Hingga saat penentuan tiba, Audi akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Alice Merton.

Berita Terbaru

Stabilitas Keamanan Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Papua

Oleh: Yulianus Wenda*Papua saat ini tengah memasuki babak baru pembangunan yang semakin inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Berbagai program strategis yang dijalankan pemerintah, baik di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun pengembangan sumber daya manusia, menunjukkankomitmen kuat negara dalam menghadirkan kemajuan yang merata hingga kewilayah paling timur Indonesia. Dalam konteks tersebut, stabilitas keamananmenjadi faktor yang sangat penting karena menjadi fondasi utama bagikeberlangsungan dan keberhasilan seluruh agenda pembangunan di Tanah Papua.Keamanan yang kondusif bukan sekadar menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat, tetapi juga menjadi prasyarat bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi, meningkatnyapelayanan publik, serta berkembangnya investasi yang mampu membuka lapangankerja baru. Ketika situasi daerah aman dan damai, masyarakat dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, mulai dari berkebun, melaut, berdagang, hinggamenyelenggarakan kegiatan pendidikan dan sosial kemasyarakatan.Pemerintah saat ini terus mendorong pembangunan Papua melalui pendekatan yang lebih komprehensif. Pembangunan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisiksemata, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, budaya, lingkungan hidup, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat. Pendekatan tersebut merupakanlangkah strategis yang mencerminkan semangat pembangunan yang berkeadilandan berkelanjutan.Tokoh perempuan adat Papua Selatan, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, menilaibahwa pembangunan yang dilaksanakan di Papua harus dipahami sebagai upayabersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjagakelestarian lingkungan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat adat dalam setiaptahapan pembangunan merupakan kunci penting untuk memastikan bahwa manfaatpembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.Pandangan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan di Papua tidak harusdipandang sebagai proses yang terpisah dari nilai-nilai adat dan kelestarian alam. Sebaliknya, pembangunan dapat berjalan selaras dengan kearifan lokal sehinggamampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutanlingkungan. Pendekatan semacam ini menjadi modal penting dalam memperkuatkepercayaan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan yang tengahdilaksanakan pemerintah.Stabilitas keamanan juga memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua. Berbagai proyek pembangunan yang sedang berlangsung diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antardaerah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta memperluas akses masyarakatterhadap layanan dasar. Keberhasilan program-program tersebut tentu sangat ditentukan oleh terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.Kepala Suku...
- Advertisement -

Baca berita yang ini