Ratusan Aparat Gabungan Amankan Kampanye Sandi di Lumajang

Baca Juga

MINEWS.ID, LUMAJANG – Kampanye akbar calon wakil presiden (Cawapres) nomor 02 Sandiaga Uno di Lumajang diamankan ratusan aparat gabungan.

“Personel pengamanan terdiri dari Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Kesatuan Bangsa, dan satuan petugas partai politik, serta ditambah anggota TNI yang siap ‘on call’ ketika dibutuhkan sewaktu-waktu,” kata Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban di Kabupaten Lumajang.

Sedikitnya ada 647 personel gabungan yang disiapkan saat Sandiaga Uno berkampanye di Stadion Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis 4 April 2019.

Rinciannya personel Polri sebanyak 259 orang, kemudian TNI 35 personel, Satpol PP 45 personel, Dinas Perhubungan 34 personel, Kesbang 24 personel, serta Satgas Parpol sebanyak 150 personel.

Ada pun personel ‘on call’ TNI sebanyak 100 orang, sehingga total pengamanan gabungan sebanyak 647 personel.

Aparat keamanan juga melakukan pemeriksaan sejumlah jalur menuju tempat kampanye utama.

Selain itu mereka juga disiagakan di sejumlah titik yang akan dilalui rombongan Sandiaga Uno.

Tujuannya untuk mengatasi peserta kampanye dengan kendaraan bermotor agar tertib berlalu-lintas.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini