Inilah Sederatan Orang yang Melakukan Predator Seksual!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA– Kasus predator seksual terhadap anak sudah banyak ditemukan di berbagai negara.

Apakah yang harus dilakukan agar anak-anak kita tak menjadi korban tersebut? Pengawasan terhadap anak yang baik harus dilakukan di lingkungan agar dapat meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Hal tersebut dapat meminimalisir kasus kejahatan seksual terhadap anak-anak. Predator seksual merupakan kata yang tepat untuk beberapa orang yang kejam menggunakan anak-anak sebagai objek seksual mereka.

Di Indonesia, kejahatan seksual terhadap anak-anak sangat meresahkan dan mengancam keselamatannya. Pelakunya tak hanya orang Indonesia, adapula orang luar negeri.

Kekerasan seksual terhadap anak telah menjadi tindak kejahatan lintas negara yang tertutup dan terorganisasi. Mereka memanfaatkan sosial media sebagai alat melakukan kejahatan seksual tersebut. Di berbagai dunia terdapat sekian grup komunitas cyberspace yang berisikan para pedofil. Siapa saja pelaku yang melakukan predator seksual? Simaklah berikut ini, yang dilansir dari berbagai sumber antara lain:

Pertama, Reynhard Sinaga. Pria asal Indonesia ini menjadi perhatian publik. Pasalnya, ia melakukan pemerkosaan di Inggris. Pengadilan Manchester, Inggris menjatuhkan hukuman seumur hidup atas kejahatan yang telah dilakukannya. Tetapi hasilnya Reynhard di penjara hanya selama 40 tahun. Reynhard di penjara atas 159 dakwaan yang dilakukan mulai dari Januari 2015 hingg Mei 2017. Berdasarkan bukti rekaman video terdapat 195 korban, tetapi 70 diantaranya belum teridentifikasi. Ia melakukan kejahatan seksualnya terhadap laki-laki yang berumur sekitar 18 hingga 36 tahun, tetapi rata-ratanya adalah 21 tahun. Terdapat sejumlah korban kejahatannya dibius terlebih dahulu baru diperkosa oleh Reynhard. Hakim di Inggris menyebutkan kasus pemerkosaan Reynhard merupakan tersebesar dalam sejarah Inggris. Pemimpin siding, Hakim Suzanne Goddard menggambarkan Reynhard sebagai predator seksual ‘setan’ yang tak menunjukkan penyesalan.

Kedua, Francois Abello Camille. Frans diduga telah menjadi mencabuli ratusan anak di bawah umur. Warga negara Prancis ini, sedikitnya telah melakukan pelecehan seksual terhadap 305 anak. Ia melakukan aksinya dengan menjanjikan anak-anak tersebut sebagai model. Untuk itu, Frans melakukan tipu-tipu dengan menyewa kamar hotel dan mengubahnya menjadi studio foto. WNA ini menawarkan pemotretan untuk anak-anak di Hotel Prinsen Park, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat. Selama berada di Jakarta ia telah berpindah-pindah hotel. Setidaknya terdapat tiga hotel di Jakarta Barat tempat ia melakukan pencabulan terhadap anak-anak tersebut. Atas perbuatannya ia terkena lima pasal berlapis dan terancam hukuman maksimal mati serta dikenai tindakan kebiri kimia. Namun, ia mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri di dalam tahanan. Sejumlah barang bukti yang ditemukan saat kepolisian melakukan penangkapan yakni 305 video asusila, 21 kostum yang dipakai korban untuk pemotretan, enam kamera, satu laptop, 20 kondom, memori card, dan vibrator.

Ketiga, Sunil Rastogi. Kasus ini terjadi pada 2017 lalu. Seorang pria yang bernama Sunil Rastogi berprofesi sebagai penjahit merupakan seorang predator seks. Ia melakukannya terhadap anak-anak dan perempuan untuk dijadikan korban. Terdapat 600 orang yang menjadi korbannya selama 13 tahun. Pria asal India ini menargetkan umur dari korbannya, yakni usia 11 hingga 13 tahun. Caranya untuk mendapatkan korban adalah dengan berpura-pura sebagai teman dari ayah korban. Kasus ini menjadi kasus pedofil terbesar di India. Sunil melakukan aksinya di Delhi, Ghaziabad, Uttar Pradesh dan Rudrapur. Kini, ia mendapatkan hukuman di penjara.

Keempat, Richard Huckle. Pria asal Inggris ini adalah pelaku pedofilia. Ia melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur saat berada di Malaysia. Richard mengaku telah melakukan lebih dari 200 anak yang berusia enam bulan hingga 12 tahun pada 2016. Perbuatannya membuat ia mendekam di penjara seumur hidup. Dalam melakukan aksinya ia menyamar menjadi guru bahasa Inggris untuk melecehkan anak-anak di Malaysia tersebut. Lalu saat ia di penjara, Richard meninggal dunia di Inggris 2019 lalu.

Kelima, Viktor Lishavsky. Pria asal Rusia ini melakukan pelecehan seksual terhadap siswi di bawah umur. Ia dihukum akibat melakukan kekerasan dan penyiksaan terhadap gadis di bawah 16 tahun. Akibat aksinya ia menjalani hukuman selama 22 tahun dan 6 bulan penjara. Viktor melakukan pemerkosaan terhadap anak sebanyak 900 siswi yang berumur 13 tahun. Lishavsky melecehkan anak-anak angkatnya sendiri dengan memperlakukan mereka sebagai ‘budak seksual’. Saat itu, ia dilarang bekerja dengan anak-anak selama dua dekade setelah dibebaskan.

Reporter: Azizah Putri Octavina

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini