Hasto: Naik KRL Jokowi Ingin Dengar Rakyat

Baca Juga

MINEWS.ID, MEULABOH – Kehadiran Presiden Jokowi di kereta commuter line jurusan Bogor, Rabu 6 Maret 2019, merupakan gayanya berkomunikasi dengan rakyat.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Hasto Kristiyanto di Meulaboh, Aceh.

Menurut Hasto gaya berkomunikasi seperti itu sulit dilakukan setiap pemimpin. Tidak semua pemimpin bisa melakukannya karena membutuhkan suasana batin yang sangat baik.

Hasto seperti dilansir Antara 7 Maret 2019 mengingatkan gaya berkomunikasi seperti itu sudah dilakukan Jokowi saat menjabat Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta dan beberapa saat baru dilantik jadi presiden.

Kedatangan Jokowi ke Stasiun Tanjung Barat untuk menumpang kereta Commuter Line menuju Bogor mengejutkan semua orang, termasuk petugas stasiun.

Mereka tidak pernah diberitahu bahwa orang nomor satu di negeri ini akan menggunakan jasa angkutan massal tersebut bahkan hanya dikawal Komandan Paspampres.

Di dalam kereta Presiden Jokowi tampak lebih banyak mendengarkan usulan maupun keluhan para penumpang. Selain itu sudah pasti melayani selfie.

Berita Terbaru

Pemerintah Membuka Ruang Aspirasi, Mahasiswa Papua Harus Utamakan Dialog dan Menjaga Persatuan

Oleh: Samuel Wenda*Papua terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik melalui berbagai program pembangunan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pelayanan publik, serta penghormatan terhadap keberagaman sosial dan budaya. Dalam proses tersebut, pemerintahmenunjukkan komitmen untuk membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kolaborasi menjadi modal penting dalammemastikan setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuatpersatuan di Tanah Papua.Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Aspirasi yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan berbagai kebijakanpembangunan. Oleh karena itu, kehadiran lembaga-lembaga negara yang bersedia menerima, mendengar, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah terusmemperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan terbuka.Komitmen tersebut tercermin dari sikap Anggota DPR Papua sekaligus tokoh intelektual, tokohadat Port Numbay, dan tokoh agama, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini