Ryan Virgiawan
Cuitan MI
5 Fakta Pesawat Boeing 737 MAX yang Kini Dibuang
MATA INDONESIA, JAKARTA - Pesawat terbang seri 737 MAX keluaran Boeing boleh dikatakan adalah produk perusahaan asal Amerika Serikat tersebut yang paling ditolak oleh dunia saat ini.Pesawat itu dianggap berbahaya dan tak layak pakai, setelah dua kecelakaan tragis terjadi...
Headline
5 Kecelakaan Pesawat Boeing Terburuk dalam 10 Tahun Terakhir
MATA INDONESIA, JAKARTA - Berdiri sejak 15 Juli 1916, Boeing sebagai perusahaan raksasa asal Amerika Serikat masih menjadi yang nomor satu di dunia dalam industri pesawat terbang. Lebih 100 tahun berkiprah, di balik kebesaran namanya, banyak kecelakaan tragis yang melibatkan...
Headline
Brigjen Prasetyo Resmi Ditahan dalam Kasus Djoko Tjandra
MATA INDONESIA, JAKARTA - Polisi resmi menahan Brigjen Pol Prasetyo Utomo (BJP PU), jenderal bintang satu yang menerbitkan surat jalan untuk Djoko Tjandra tanpa izin.Prasetyo kini ditahan di ruangan khusus selama dua pekan ke depan untuk menjualani proses pemeriksaan, setelah...
Kisah
Fakta Joe Satriani, Lahir dari Rahim Jazz Bukan Rock
MATA INDONESIA, JAKARTA - Joseph 'Joe' Satriani, mungkin Anda mengenalnya sebagai seorang gitaris instrumental beraliran rock dan metal. Musisi berkepala plontos ini adalah salah satu gitaris paling berpengaruh di dunia, yang telah mendidik Steve Vai hingga Kirk Hammett.Meski terkenal dengan...
Headline
Mengungkap Murid Pertama dan Terakhir Joe Satriani
MATA INDONESIA, JAKARTA - Bukan hanya dipandang sebagai seorang gitaris besar, Joe Satriani juga adalah seorang guru yang sukses dalam karirnya. Ia pernah mengajar untuk gitaris-gitaris hebat yang kini namanya sejajar dengannya.Lahir di Westbury, Long Island, New York, AS, 15...
News
Heran Solo Jadi Zona Hitam Corona, Ganjar: Ada yang Lagi Benci
MATA INDONESIA, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merasa heran dengan ditetapkannya Kota Solo sebagai zona hitam Covid-19. Ia menduga, ada pihak-pihak tertentu yang menyimpan ketidaksukaan terhadap Solo."Saya juga heran, mungkin itu penilaian pengamat yang bilang begitu, atau...
News
Kocak, Pria Ini Diringkus Gegara Booking Waria Pakai Uang Palsu
MATA INDONESIA, RIAU - Polisi mengamankan seorang pria berinisial RS (30) di Pekanbaru, Riau, karena telah melakukan penyebaran uang palsu.Kasus ini bermula ketika RS menyewa seorang waria berinisial AM (25) untuk melakukan hubungan intim di salah satu hotel di...
Headline
KRI Teluk Jakarta-541 Tenggelam di Kangean, 55 ABK Selamat
MATA INDONESIA, JAKARTA - KRI Teluk Jakarta-541 yang tengah melaksanakan operasi dukungan pergeseran logistik dilaporkan tenggelam setelah mengalami kebocoran di timur laut Pulau Kangean, Jawa Timur.Peristiwa ini terjadi pada Selasa 14 Juli 2020 pukul 09.00 WIB. KRI Teluk Jakarta-541 tenggelam...
Headline
Ketum LDII Prof Abdullah Syam Meninggal Dunia
MATA INDONESIA, JAKARTA - Ketua Umum DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Prof KH Abdullah Syam atau Abdullah Syarief Mukhtar meninggal dunia Selasa 14 Juli 2020, setelah sempat dirawat di RS Veteran dr Suyoto Jakarta.Dari keterangan dokter, Prof Abdullah...
News
Tok, Eksepsi Sunda Empire Ditolak Hakim PN Bandung
MATA INDONESIA, BANDUNG - Nota keberatan atau eksepsi yang diajukan tim kuasa hukum terdakwa kasus hoaks kekaisaran palsu, Sunda Empire, ditolak keras Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung.Eksepsi tersebut sudah masuk ke dalam pokok perkara, sehingga ditolak hakim. Dengan putusan...
About Me
6992 KIRIMAN
3 KOMENTAR
Latest News
Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM
Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan


