Intip 5 Tips Cara Makan Bareng Gebetan Biar Si Doi Nggak Ilfil

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kepincut dengan seseorang yang kita suka memang suatu hal yang seru dan mendebarkan. Berbagai cara pun kita lakukan agar si dia juga kepincut dan jatuh hati.

Seperti halnya selalu wangi dan bersih saat jalan bareng, menyukai hal-hal yang dia juga sukai, sampai cara kamu berpakaian, dan yang terpenting adalah cara makan yang nggak bikin ilfil.

Berikut 5 tips cara makan yang baik, agar si doi nggak memandang kamu negatif.

1. Jangan Makan Sambil Bicara

Mengunyah makananmu sambil bicara pastinya bikin gebetanmu males. Selain nggak sopan, tak menutup kemungkinan makanan yang sedang kamu kunyah bisa muncrat loh! Jadi jangan sampai kamu lakuin ya!

2. Makan dengan Pelan-pelan

Meski kenyataannya kamu sedang laper berat, usahakan kamu tetap makan dengan rileks dan perlahan-lahan. Jangan sampai kamu terlihat rakus dan kelaparan di depan si dia.

3. Jangan Mengecap

Selain makan dengan rileks, kamu juga nggak boleh ngecap ya! Selain menganggu suasana saat makan, doi juga pasti langsung jadi ilfeel.

4. Jangan Berantakan

Periksa sekitaran mejamu dan usahakan jangan ada makanan-makanan yang terjatuh. Kamu juga bisa mengambil selembar tissue untuk mengelap daerah mulutmu dan make sure kalau sudah tidak ada sisa-sisa makanan disana.

5. Hindari Sendawa

Terkadang kamu suka kelepasan sendawa saat merasa perutmu sudah kenyang. Tapi hal ini nggak boleh kamu lakukan saat lagi makan sama gebetan. Tahan sendawa kamu biar si dia nggak merasa terganggu ya!

Itulah tips agar momen mu saat makan bareng si dia berjalan dengan baik. Jika kamu mengikuti tips diatas dengan benar, dijamin deh gebetan mu nggak akan pindah kelain hati. (Annastasya Rizqa/RyV)

 

 

Berita Terbaru

Dana Hasil Penertiban Kawasan Hutan Jadi Bukti Nyata Penegakan Hukum Pemerintah

Oleh: Alvin Sato )*Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuatpenegakan hukum dan penyelamatan aset negara melalui langkahkonkret penertiban kawasan hutan. Hal itu tercermin dari penyerahandana hasil penertiban kawasan hutan senilai Rp10,27 triliun kepadanegara yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta. Momentum penyerahan ini sekaligus menjadi simbol kuat bahwa upayapenegakan hukum pemerintah kini semakin berorientasi pada hasil nyatayang dapat dirasakan masyarakat.Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwaagenda penyerahan dana hasil penertiban kawasan hutan bukan sekadarseremoni. Kepala Negara memandang masyarakat saat ini menginginkanbukti konkret dari kerja pemerintah, terutama dalam upaya menjagakekayaan negara dan menindak berbagai pelanggaran di sektor sumberdaya alam. Presiden menilai transparansi dan akuntabilitas menjadibagian penting agar masyarakat dapat melihat langsung hasil daripenegakan hukum yang dilakukan negara.Menurut Presiden, dana triliunan rupiah yang berhasil diselamatkantersebut menunjukkan bahwa pemerintah serius memastikan aset negara tidak lagi bocor akibat praktik ilegal maupun penyalahgunaan kawasanhutan. Ia juga menyinggung bahwa masyarakat sudah terlalu lama disuguhi berbagai pidato tanpa hasil nyata, sehingga pemerintah saat iniberupaya menghadirkan bukti langsung melalui pengembalian aset dan penyelamatan keuangan negara.Presiden Prabowo turut mengungkapkan adanya potensi tambahanpengembalian aset negara pada bulan berikutnya dengan nilai mencapaiRp11 triliun. Hal itu memperlihatkan bahwa upaya penertiban kawasanhutan tidak berhenti pada satu tahap, melainkan terus berlanjut sebagaibagian dari strategi nasional dalam memperbaiki tata kelola sumber dayaalam Indonesia.Selain penyerahan dana, pemerintah juga berhasil menguasai kembalikawasan hutan seluas lebih dari 2,3 juta hektare. Pengembalian lahantersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam menjaga kedaulatannegara atas kawasan hutan yang selama bertahun-tahun mengalamiberbagai bentuk pelanggaran, mulai dari penguasaan lahan ilegal hinggapenyalahgunaan izin usaha.Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa dana Rp10,27 triliunyang dipamerkan dalam kegiatan Satgas Penertiban Kawasan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini