Mahfud: Meski Al-Baghdadi Tewas, Pemerintah Indonesia Tetap Harus Waspada

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Koordinator Politik, Hukum dan Kemanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengingatkan Pemerintah Indonesia jangan lengah meski pentolan ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi sudah tewas. Sebab, pengaruhnya sudah mulai menyebar di Indonesia.

“Virus ini supaya diselesaikan, dibersihkan,” ujar Mahfud di Bandung, Rabu 30 Oktober 2019.

Tewasnya Al-baghdadi, menurut Mahfud, harus menjadi momentum Pemerintah Indonesia untuk membersihkan pengaruh terorisme dalam menjaga keutuhan negara.

Mahfud menegaskan untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Sebelumnya, Irak diberitahu sumber di Suriah bahwa pimpinan ISIS Abu Bakar al-Baghdadi telah tewas.

Abu Bakar al-Baghdadi diyakini meledakkan rompi bunuh diri setelah tersudut pada sebuah serangan militer Amerika Serikat di Suriah barat laut. Pemerintah AS menyebut mayat Al Baghdadi dibuang ke laut.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

WNA Operator Judi Daring Ditangkap, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Siber

Oleh: Ira Nurdini )*Pemerintah terus memperkuat pengawasan siber nasional menyusulterbongkarnya praktik judi daring internasional yang melibatkan ratusanwarga negara asing di Jakarta Barat. Langkah cepat aparat dalammengungkap jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan negaradalam menjaga ruang digital Indonesia dari ancaman kejahatantransnasional yang semakin kompleks.Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan Bareskrim Polriterhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan321 warga negara asing yang diduga menjalankan operasional judi daring secara terorganisir.Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih terusmengembangkan kasus guna memburu aktor utama dan pihak perekrutyang berada di balik jaringan internasional tersebut. Polisi juga telahmengantongi data sponsor yang diduga membawa ratusan operator asingke Indonesia.Menurut Wira, proses pemeriksaan masih difokuskan pada pendalamanperan masing-masing pelaku, termasuk kemungkinan adanya pengendaliutama yang mengatur seluruh aktivitas perjudian daring tersebut. Hinggakini, penyidik baru menemukan pihak yang berperan sebagai koordinatordi tiap divisi pekerjaan.Keberadaan jaringan dengan struktur kerja yang rapi memperlihatkanbahwa praktik judi daring internasional kini dijalankan secara profesionaldan memanfaatkan sistem digital yang sulit dideteksi. Karena itu, aparattidak hanya berfokus pada penangkapan operator lapangan, tetapi jugapenelusuran terhadap jaringan yang lebih besar.Dari total 321 warga negara asing yang diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai negaraseperti Vietnam, China, Laos, Myanmar,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini