Hari Ini Esemka Buka Ruang Pamer, Kamu Sudah Bisa Antre Miliki Mobil Buatan Indonesia

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Mulai hari ini, Selasa 15 Oktober 2019, Esemka membuka ruang pamer atau show room pertamanya di arel pabrik PT SMK Boyolali. Menurut IG resmi PT SMK, @esemka_official seluruh wartawan dan masyarakat yang ingin memiliki mobil karya anak bangsa itu boleh antre memesan.

“Esemka Resmi membuka Showroom yang berada pada kompleks Pabrik Esemka Boyolali. Bagi Wartawan dan seluruh masyarakat Indonesia, harap antri dalam pemesanan mobil idaman pada
Selasa, 15 Oktober 2019. Mari dukung dan kembangkan produk dalam negeri. Kalo bukan kita, siapa lagi,” begitu bunyi pengumuman melalui @esemka_official tersebut.

Hingga kini setidaknya baru dua varian Esemka yang masuk pasar otomotif Indonesia yaitu mobil niaga Esemka Bima dan SUV Garuda 2.0.

Garuda bahkan diprediksi bisa merebut pasar Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero. Dari banyak komentar di akun @esemka_official, masyarakat Indonesia sepertinya sudah tidak sabar untuk memiliki SUV tersebut.

Selain Garuda 2.0, Esemka juga sedang mengembangkan mobil anti peluru untuk kepentingan VVIP dengan perlindungan tingkat tinggi.

Sedangkan, instansi pemerintah yang sudah membeli Esemka bukan hanya TNI AU, Kementerian Pertahanan ternyata juga membeli sejumlah unit Esemka Bima untuk kebutuhan angkutan barang.

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Strategi Pemerintah Menekan PHK dan Menjaga Produktivitas Industri Nasional

Oleh: Faiz Permana )*Stabilitas ketenagakerjaan menjadi salah satu fondasi penting dalammenjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengahdinamika ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian, pemerintah memilih mengambil langkah antisipatif dengan memperkuatsektor-sektor yang memiliki kemampuan besar dalam menyerap tenagakerja. Arah kebijakan tersebut terlihat dari rencana pemerintah menjadikan industri padat karya sebagai fokus utama kebijakan fiskal pada 2027. Pilihan ini dinilai tepat karena sektor padat karya selama ini menjaditulang punggung penyerapan tenaga kerja nasional dan memilikikontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi di berbagai daerah.Pelaksana Harian Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan, Ferry Ardiyanto, menjelaskan bahwa pemerintahtelah menyiapkan berbagai stimulus fiskal untuk memperkuat sektor-sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi. Dukungan pemerintah terhadap dunia usaha diwujudkan melalui berbagaiinsentif fiskal. Salah satunya adalah insentif Pajak Penghasilan Pasal 21 Ditanggung Pemerintah bagi pekerja di sektor padat karya dan pariwisata. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligusmemberikan ruang bagi perusahaan untuk tetap mempertahankanoperasional usahanya.Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius. Melalui program magang bagi lulusan baru, pemerintah berupayamempercepat proses adaptasi generasi muda terhadap kebutuhan dunia kerja. Pengalaman kerja yang diperoleh melalui program tersebut akanmenjadi modal penting bagi pencari kerja untuk meningkatkan dayasaingnya.Skema pemberian uang saku setara upah minimum memberikan nilaitambah bagi peserta magang. Selain memperoleh pengalaman praktis, generasi muda juga mendapatkan dukungan ekonomi selama mengikutiproses pembelajaran di lingkungan kerja.Perlindungan terhadap pekerja transportasi daring diperkuat melaluipemberian diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan JaminanKesehatan Nasional sebesar 50 persen. Kebijakan ini menunjukkanbahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada sektor formal, tetapijuga kepada kelompok pekerja yang menjadi bagian penting dari ekonomidigital.Penyerapan tenaga kerja di daerah juga diperkuat melalui program padatkarya tunai. Kehadiran program ini memiliki manfaat ganda karenamampu memberikan penghasilan kepada masyarakat sekaligusmendukung pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan daerah.Berbagai program prioritas nasional turut menjadi motor penciptaanlapangan kerja baru. Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satucontoh kebijakan yang memiliki dampak ekonomi luas karena melibatkanrantai pasok yang panjang, mulai dari penyediaan bahan baku hinggadistribusi.Perkiraan penyerapan sekitar 1,5 juta tenaga kerja melalui Program Makan Bergizi Gratis menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat berjalanberiringan dengan agenda penciptaan lapangan kerja. Efek ekonominyamenjangkau berbagai sektor usaha yang terlibat dalam pelaksanaannya.Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih juga memperlihatkanupaya pemerintah memperkuat ekonomi pesisir....
- Advertisement -

Baca berita yang ini