Ini Dia Gustika, Cucu Bung Hatta yang Lagi Viral karena Sindir Prabowo

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Nama cucu Wakil Presiden RI ke-1 Mohammad Hatta, Gustika Jusuf Hatta, belakangan sedang mencuat lantaran sosoknya yang blak-blakan. Yup, Gustika dikenal berani dalam menyampaikan pendapatnya di media sosial. Bahkan ia tak sungkan mengritik pendapat sejumlah tokoh yang dianggapnya perlu diluruskan.

Beberapa waktu silam, perempuan cantik itu pernah mengkritisi calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno lantaran tak terima kakeknya, Bung Hatta disamakan dengan sosok Sandi. Dan yang terbaru, Gustika secara terang-terangan mengomentari pernyataan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto soal koruptor.

Ia mengomentari sebuah postingan artikel berita berjudul Prabowo: Saya Akan Kejar Koruptor Sampai ke Antarika, di Twitter.

Dalam postingan tersebut, terdapat kutipan berita berikut:

“Saya akan mencari bukti. Dan saya akan kejar koruptor-koruptor itu. Bila perlu sampai ke Antartika. Bahkan ke padang pasir yang paling jauh akan saya kejar.”

Postingan kutipan berita itu memancing Gustika untuk berkomentar. Ia pun mengeluarkan cuitan yang terbilang sangat berani.

“Ga mau ngejar mertua lo sekalian ke alam barzah?” tulis Gustika mengomentari artikel tentang Prabowo Subianto itu.

Seperti diketahui, mertua Prabowo Subianto adalah Presiden RI ke-2 Soeharto. Melihat cuitan Gustika tersebut, banyak netizen yang kemudian ikut berkomentar.

Nama Gustika Jusuf Hatta sendiri memang semakin mencuat beberapa waktu belakangan. Gustika merupakan cucu Mohammad Hatta dari satu-satunya anak Halida dan sang suami, Gary Rachman Jusuf.

Berita Terbaru

Menjaga Harmoni Sosial melalui Peningkatan Kesejahteraan Buruh

*) Oleh : Dewi AnjaniKesejahteraan buruh merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitassosial di tengah dinamika pembangunan nasional. Buruh tidak hanya berperansebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai penggerak utama roda ekonomi. Ketika kesejahteraan mereka terpenuhi, produktivitas meningkat, hubungan industrial menjadi harmonis, dan potensi konflik sosial dapat diminimalkan. Oleh karena itu, perhatian terhadap buruh bukan sekadar isu ekonomi, melainkan juga bagian dariupaya menjaga harmoni sosial secara menyeluruh.Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan buruh merupakan faktor penting yang berdampak langsung pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat(Kamtibmas). Menurutnya, Polda Jabar siap mengedepankan pendekatan humanisdalam mengawal setiap aspirasi maupun implementasi kebijakan tenaga kerja di lapangan.Pemerintah memiliki peran sentral dalam menciptakan kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan buruh tanpa mengabaikan keberlangsungan dunia usaha. Penetapanupah minimum yang adil, pengawasan ketenagakerjaan yang efektif, serta perluasanjaminan sosial merupakan beberapa langkah konkret yang dapat dilakukan. Kebijakanyang seimbang akan menciptakan rasa keadilan bagi buruh sekaligus memberikankepastian bagi pelaku usaha untuk terus berkembang.Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan pemangku kepentinganketenagakerjaan menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas di lapangan. Pendekatandialogis dan preventif perlu terus diperkuat agar setiap potensi permasalahan dapatdiselesaikan secara damai dan konstruktif. Dengan demikian, peningkatankesejahteraan buruh tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkuat harmoni sosial dan stabilitas keamanansecara berkelanjutan.Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli menjelaskan peningkatankesejahteraan buruh merupakan kunci utama dalam menjaga harmoni sosial di tengah dinamika pembangunan nasional. Ketika buruh mendapatkan haknya secaraadil, baik dari sisi upah, perlindungan kerja, maupun jaminan sosial, maka stabilitashubungan industrial akan terjaga dan potensi konflik dapat diminimalkan. Pemerintahterus mendorong sinergi antara dunia usaha dan pekerja agar tercipta ekosistemketenagakerjaan yang seimbang dan berkeadilan.Lingkungan kerja yang aman, pemberian upah yang layak, serta kesempatanpengembangan kompetensi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitashidup buruh. Perusahaan yang memperhatikan kesejahteraan karyawan tidak hanyaakan mendapatkan loyalitas tenaga kerja, tetapi juga meningkatkan produktivitas dan citra positif di mata publik.Peningkatan kesejahteraan buruh juga tidak terlepas dari peran serikat pekerjasebagai jembatan komunikasi antara buruh dan manajemen. Serikat pekerja yang kuat dan profesional dapat menjadi mitra strategis dalam memperjuangkan hak-hakburuh secara konstruktif....
- Advertisement -

Baca berita yang ini