Bocor! Rosé BLACKPINK Diduga akan Kolaborasi dengan Bella Poarch untuk Lagu Remix dari ‘Build a B*tch’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan proyek Rosé BLACKPINK yang bocor. Kabarnya Rosé diduga berkolaborasi dengan Bella Poarch untuk lagu remix dari ‘Build a B*tch’.

Melansir dari Allkpop, sebuah akun Instagram memposting klip audio yang membocorkan dugaan remix lagu tersebut pada 8 September 2022. Remix tersebut mencakup sebuah bait yang seharusnya ditulis dan dinyanyikan oleh Rosé BLACKPINK.

Sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi yang dibuat dari YG Entertainment atau pun dari pihak Bella Poarch terkait rumor tersebut.

Tapi bintang TikTok itu telah memposting ulang klip remix di akun Twitter pribadinya. Seolah-olah secara tak langsung tampaknya ia membenarkan rumor tersebut.

Tentu hal ini membuat penggemar meminta versi resmi untuk dirilis dengan kontribusi vokal dari anggota BLACKPINK itu. Netizen pun memberikan beragam komentar terkait hal ini.

Kebocoran itu tampaknya menjelaskan penampakan Rosé dan Jennie tengah bersama Bella Poarch di Los Angeles pada 3 Juli 2021. Bella juga sempat mengaku kolaborasi impiannya adalah bersama Rosé BLACKPINK.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini