Sebastian Stan, Paul Dano, dan Pete Davidson akan Bintangi Film ‘Dumb Money’

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Novel terlaris karya Ben Mezrich ‘The Antisocial Network’ akan diadaptasi menjadi film. Kabarnya, Sebastian Stan akan membintangi film tersebut dengan judul ‘Dumb Money’.

Melansir dari Collider, ‘Dumb Money’ ini menceritakan tentang keberuntungan yang dimenangkan dan yang hilang hanya dalam semalam dalam kisah David vs Goliath yang aneh. Keberuntungan itu meluncurkan revolusi keuangan yang hampir menjungkirbalikkan salah satu perusahaan tertua, yakni Wall Street.

Tak sendirian, Stan juga akan ditemani oleh aktor lainnya. Di antaranya nanti akan ada Pete Davidson, Seth Rogen, dan Paul Dano.

Sebastian Stan akan bersatu kembali dengan sutradara Tonya. Sebelumnya mereka pernah bekerja sama untuk film ‘Pam & Tommy’ yang juga dibintangi oleh Seth Rogen.

Ini juga bukan pertama kalinya salah satu novel Mezrich diadaptasi jadi film. Sebelumnya novel keluaran 2009 miliknya yang berjudul ‘The Accidental Billionaires: The Founding of Facebook’ juga diadaptasi jadi film pemenang Oscar.

Film itu memenangkan kategori ‘The Social Network’ yang dimana filmnya disutradarai oleh David Fincher. ‘The Accidental Billionaires’ ini dibintangi oleh Jesse Eisenberg sebagai pendiri Facebook (Mark Zuckerberg), Andrew Garfield sebagai Eduardo Saverin, dan Justin Timberlake sebagai Sean Parker.

Sementara itu, film ‘Dumb Money’ rencananya akan mulai syuting pada Oktober 2022 ini. Sayangnya, sampai saat ini masih belum ada informasi lebih lanjut terkait perkiraan jadwal penayangan perdananya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini