Tak Lama Terdengar Karena Sakit, Ternyata Begini Kondisi Komedian Tukul Arwana

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Setelah sebelumnya mengalami sakit pendarahan otak dan stroke, kabar terbaru dari komedian Tukul Arwana akhirnya terungkap lewat cuitan dari Manajernya, Kimon.

Saat ini kata Kimon, kondisi kesehatan Tukul Arwana semakin membaik. Berikut ulasan selengkapnya seperti dilansir video bertajuk ‘Keajaiban Tukul Arwana Sembuh dari Sakit.

Kimon mengungkapkan kondisi terkini Tukul Arwana. Sebelumnya, Tukul terkena penyakit stroke.

Penyakit stroke yang diidap Tukul, membuatnya sulit berdiri hingga sulit bicara. Kondisi ini terjadi sekitar 1 tahun.

“Untuk saat ini Mas Tukul alhamdulillah makin sehat, progresnya juga semakin bertambah terus dari hari ke hari, dari bulan ke bulan seperti itu,” ucap Kimon.

Menurut Kimon, Tukul kini masih menjalani pemulihan. Tukul masih menjalani fisioterapi dan konsumsi obat.

“Jadi emang untuk saat ini seperti yang sebelum-sebelumnya, kami masih fokus untuk recoverynya Mas Tukul seperti obatm fisioterapi dan klinik itu kita masih tetap jalankan,” katanya.

Kimon pun menyebut jika Tukul Arwana dalam pantauan dokter Terawan dan dokter RSPAD.

“Masih dipantau oleh dokter Terawan sama pihak rumah sakit RSPAD,” kata Kimon.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini