Commuter Line Operasikan Stasiun BNI City, Terhubung ke Banyak Tempat

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setelah Matraman, Commuter Line membuka layanan di Stasiun BNI City yang mulai beroperasi Sabtu 30 Juli 2022 ini.

Seperti diungkapkan melalui media sosial Communter Line, stasiun tersebut akan melayani perjalanan kereta rel listrik (KRL) relasi Cikarang/Bekasi – Kampung Bandan via Pasar Senen ataupun Manggarai.

Fasilitas Stasiun BNI City untuk pelayanan KRL diantaranya loket, gate in dan out, CVIM, mushola, toilet, parkir dan area komersil serta marka-marka petunjuk untuk pengguna KRL.

“Dengan lokasi stasiun yang sangat strategis ini, rekan commuter akan terakses langsung dengan Taman Dukuh Atas, Terowongan Kendal, Mall Grand Indonesia dan Plaza Indonesia,” begitu pengumuman yang diunggah di akun media sosial Commuter Line dan dilihat Sabtu.

Stasiun itu juga terkoneksi dengan beberapa lokasi seperti Taman Dukuh Atas yang bisa digunakan untuk joging.

Stasiun tersebut juga terhubung dengan MRT dan kereta bandara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini