Tom Felton akan Kerja Sama Lagi dengan Daniel Radcliffe Tapi dengan Satu Syarat, Apa Tuh?

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Seperti yang sudah kita ketahui, Tom Felton telah bermain peran bersama Daniel Radcliffe sejak kecil dalam film saga ‘Harry Potter’. Namun saat Tom Felton ditanya mau main film bareng Daniel lagi atau tidak di masa depan, ia mengatakan ada satu syaratnya.

Melansir dari Screen Rant, Tom Felton dengan bercanda memberikan syarat. Ia ingin bertukar peran dengan Daniel Radcliffe jika pasangan aktor ini bersatu kembali di layar lebar di masa depan.

“Kami semua berbicara tentang melakukan sesuatu (baru) lagi dengan cara yang berbeda. Daniel dan aku sering bercanda tentang gagasan ketika kami bekerja sama lagi, dia akan menjadi penjahat dan aku akan menjadi pahlawan,” katanya.

Baru-baru ini juga Daniel Radcliffe telah mengambil peran sebagai pemeran antagonis dalam film ‘The Lost City’. Namun hingga kini tampaknya Daniel maupun Tom masih belum memiliki rencana untuk bertemu lagi di layar lebar.

Tentu melihat Daniel dan Tom bersatu kembali dalam proyek masa depan akan menjadi yang ditunggu-tunggu penggemar. Terutama jika mereka harus bertukar peran seperti yang disyaratkan Tom Felton.

Namun Tom tampaknya sangat optimis tentang kemungkinan kolaborasi ini di masa depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Naik, Bukan Turun: Meluruskan Isu MBG dan APBN 2026

Oleh : Dr. Ahmad Budidarma, S.Kom, MM Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemdikdasmen Belakangan ini, ruang publik diramaikan oleh narasi bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah “menggerus” anggaran pendidikan. Isu tersebut menyebar luas di media sosialdan sebagian ruang diskusi publik, memunculkan kekhawatiran bahwa komitmen negara terhadap sektor pendidikan tengah mengalami penurunan. Kekhawatiran ini tentu dapatdipahami. Pendidikan adalah fondasi masa depan bangsa; setiap perubahan alokasi anggaranselalu sensitif dan mudah memicu respons emosional. Namun, bila kita merujuk pada dokumen resmi pemerintah dalam Rancangan APBN 2026 serta penjelasan yang disampaikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, fakta yang muncul justru sebaliknya: anggaran pendidikan tahun 2026 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah tetap menjaga amanat konstitusi untuk mengalokasikan sekurang-kurangnya 20 persen dari total belanja negara untuk fungsi pendidikan. Artinya, secara normatif dan fiskal, komitmen tersebut tetap terpelihara. Kenaikan ini juga tercermin pada pagu anggaran Kementerian Pendidikan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini