Menteri Sandiaga Akan Bangun 4000 Restoran Indonesia di Seluruh Dunia, Tantangan Pertama Dia Ajukan ke Sahabatnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, WASHINGTON DC – Salah satu program memperkenalkan Indonesia ke warga dunia sekaligus membuka lapangan kerja adalah membangun usaha kuliner maupun restoran Indonesia di luar negeri.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno memiliki program “Indonesia Spice Up The World.”

Targetnya adalah membangun 4.000 restoran bercita rasa nusantara di seluruh dunia pada 2023.

Salah satunya di Washington DC yang menjadi tempat sahabatnya, Rosan Roeslani, berkantor sebagai duta besar Indonesia untuk Amerika Serikat.

“Ada satu PR buat Pak Roeslani. Di Washington DC yang luas ini dan sebagai pusat pemerintahan, belum ada restoran Indonesia. Jadi kita akan berkolaborasi bersama Pak Dubes, mudah-mudahan dalam waktu dekat ada restoran Indonesia,” ujar Sandiaga saat bertemu sahabatnya itu yang dikutip, Jumat 6 Mei 2022.

Menurutnya, restoran itu akan membuka peluang usaha dan lapangan kerja lebih luas lagi pasca pandemi.

Sandi yakin dengan sinergi semua pihak, program tersebut dapat diwujudkan untuk kebangkitan ekonomi.

Selain itu, tercapainya Indonesia emas tahun 2045.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini