OST ‘Our Blues’ Jimin BTS dan Ha Sungwoon Ganti Jadwal Rilis

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Pihak Original Soundtrack (OST), Nyam Nyam Entertainment, baru saja mengumumkan jadwal perilisan baru untuk OST drama ‘Our Blues’.

Melansir dari News1, OST yang dinyanyikan oleh Jimin BTS dan Ha Sungwoon mengubah waktu rilisnya. Sebelumnya, direncanakan akan rilis pada 25 April 2022 menjadi 24 April 2022 pukul 11.00 waktu setempat.

Secara khusus, dalam OST ‘Our Blues’ kali ini diproduseri oleh Song Don Woon. Ia pernah berkontribusi untuk OST drama populer ‘Hotel Del Luna’, ‘Descendants of the Sun’, dan ‘Goblin’.

Sementara itu, ‘Our Blues’ merupakan sebuah drama yang mendukung kehidupan manis dan pahit semua orang yang berdiri di akhir, klimaks atau awal kehidupan. Drama ini dibintangi oleh bertabur bintang, seperti Lee Byung Hun, Shin Min Ah, Cha Seung Won, Lee Jung Eun, Han Jimin, Kim Woo Bin, Kim Hye Ja, Go Doo Shim, dan Uhm Jung Hwa.

‘Our Blues’ tayang setiap Sabtu dan Minggu pukul 19.10 WIB. Kalian bisa menyaksikannya melalui platform layanan streaming Netflix.

Drama ini juga telah berhasil menempati posisi pertama dalam slot waktu di semua saluran kabel.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini