Viral Balita Dilempar ke Atas Kasur, Videonya Bikin Nyeri

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Netizen digegerkan dengan video seorang balita yang sengaja dilempar ke atas springbed oleh seseorang. Entah bermaksud bercanda atau tidak, yang pasti video tersebut membuat netizen geram.

Dalam video yang beredar, seorang balita yang mengenakan setelan berwarna denim itu memantul di atas kasur berlapis sprei berwarna pink. Yang bikin nyeri, tulang ekor si balita tersebut mendarat duluan diikuti dengan hentakan di bagian leher.

Setelah itu si balita langsung telentang di atas kasur dan mengulurkan tangannya. Tak jelas bagaimana ekspresi si balita, namun netizen berspekulasi bahwa si balita menangis kesakitan. Namun jika menangis, hal tersebut susah untuk dibuktikan lantaran suara aslinya sudah diubang dengan lantunan musik ala-ala Tik Tok.

https://www.instagram.com/p/B0xn9Q8AqdDAdVm5gPoJx9NGm1PoFQW3up0x300/

Video tersebut mengundang reaksi dari netizen. Pasalnya hal tersebut sangat membahayakan si balita, bahkan ada yang bilang bisa berakibat kelumpuhan. Berikut reaksi netizen yang geram melihat aksi tersebut: 

@testimo******: ya allooh… itu bs kena baby shaking syndrome..batang otaknya masih lunglai gtu kena hentakan..bs lumpuh…selepet juga nih..keterlaluan bangeet mainnyaa!

@cumeesto****: kekerasan pd anak (emot nangis)

@anjelinashi**: gimana klo tulang pinggangnya ke pitek (emot nangis)

@yafiah_yas***: Iya tadi sempat nonton di tiktok saraf tu org anak kecil digituin

@dian_ha**: Ini yg di tik tok itu, lgsg d hujat bnyk orang.

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini