Shin Tae-yong Hanya Mau Naturalisasi Pemain Keturunan yang Main di Eropa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Soal urusan naturalisasi, Shin Tae-yong tergolong ketat. Dia hanya mau pemain keturunan Indonesia yang main di Liga Eropa.

Hal itu diungkapkan Menpora Zainudin Amali. Selain harus main di Liga Eropa, pemain tersebut wajib memiliki darah keturunan Indonesia.

“Kualifikasi Shin sangat ketat, dia hanya mau naturalisasi pemain keturunan yang main di Liga Eropa,” ujar Menpora Amali.

“Saya tanya dia (Shin Tae-yong) kenapa harus begitu, kan ada orang-orang Indonesia di mana-mana. Dia tetap nggak mau. Dia bilang inginnya pemain-pemain yang main di Liga Eropa,” katanya.

Sejauh ini baru dua pemain keturunan yang sedang dalam proses menjadi WNI (Warga Negara Indonesia), yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh. Kemudian, muncul lagi beberapa nama seperti Emil Audero Mulyadi, Shayne Pattynama, hingga Tijani Reijnders.

Dari ketiga nama di atas, baru Pattynama yang juga sudah masuk tahap finalisasi untuk menjadi WNI dan bisa memperkuat Timnas Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi Papua Jalan Strategis Menuju Kebangkitan Ekonomi Timur Indonesia

Oleh: Petrus Yoman Kambu* Hilirisasi di Papua kini tampil sebagai wajah baru pembangunan nasional yang berkeadilan dan berorientasi masa depan. Kebijakan ini bukan sekadar strategi ekonomiteknokratis, melainkan manifestasi nyata komitmen negara untuk memastikan bahwakekayaan alam Papua dikelola secara berdaulat, bernilai tambah tinggi, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Di tengah dinamikaglobal yang kompetitif, langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, dan investor internasional menunjukkan bahwa Papua tidak lagi ditempatkansebagai hinterland komoditas mentah, tetapi sebagai episentrum pertumbuhan baruyang diperhitungkan di pasar dunia. Langkah konkret tersebut tercermin dari fasilitasi pertemuan 21 investor Eropa denganperwakilan daerah penghasil kakao seperti Kepulauan Yapen, Jayapura, dan ManokwariSelatan. Forum ini membahas pengembangan industri kakao secara komprehensif darihulu hingga hilir, termasuk penetrasi pasar ekspor. Anggota Komite EksekutifPercepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, menegaskan bahwaPapua Sehat, Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini