Ngakak! Netizen Mendadak Minta Cokelat ke Susi Pudjiastuti dan Sandiaga Uno di Hari Valentine

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada-ada saja tingkah laku warga +62. Di hari Valentine ini, banyak netizen yang mendadak meminta cokelat pada orang-orang penting tanah air, Susi Pudjiastuti dan Sandiaga Uno.

Momen itu diunggah oleh akun Twitter, @handokotjung. Hal ini bermula dari seorang netizen yang iseng meminta cokelat ke sebuah akun partai, @gerindra.

“Ayang mau, @gerindra,” tulis salah seorang netizen.

Siapa sangka, admin akun Twitter itu benar memberikan cokelat spesial ke netizen itu. Akun tersebut juga meminta alamat lengkap netizen tersebut.

Sontak, dari kejadian itu, banyak netizen yang mendadak meminta cokelat ke mantan menteri Perikanan dan menteri Pariwisata, Susi Pudjiastuti dan Sandiaga Uno. Mereka menulis cuitan meminta cokelat pada Susi dan Sandi.

“Pak gak mau ngasih cokelat biar semangat belajar? @sandiuno.”

“Minta cokelat sama bu Susi aja lah @susipudjiastuti.”

Bahkan, tak cuma ke Susi dan Sandiaga, tak sedikit pula warganet yang meminta cokelat pada partai-partai lain, seperti PDI Perjuangan, Nasdem hingga Perindo.

Momen warganet minta cokelat ke pejabat negara ini sukses menghibur netizen. Banyak pula yang ikut tren ini hanya untuk iseng dan lucu-lucuan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dari Laboratorium ke Industri: Momentum Hilirisasi Riset Indonesia

Oleh: Juniansyah Putra)*Kemajuan sebuah bangsa pada era modern ditentukan oleh kemampuannyamengubah pengetahuan menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagimasyarakat. Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya manusia yang terus berkembang, jaringan perguruan tinggi yang semakin kuat, serta dukunganpemerintah terhadap penguatan riset dan teknologi. Dalam konteks tersebut, hilirisasi riset menjadi langkah strategis untuk mempercepat transformasi Indonesia menuju negara maju berbasis inovasi.Pemerintah menempatkan pengembangan riset dan inovasi sebagai salah satufondasi penting pembangunan nasional. Berbagai kebijakan diarahkan untukmemastikan hasil penelitian tidak hanya menjadi kontribusi akademik, tetapi juga dapat berkembang menjadi teknologi, produk, dan layanan yang meningkatkanproduktivitas, memperkuat industri nasional, serta membuka peluang ekonomi baru. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat negara dalam membangun ekosisteminovasi yang berdaya saing global.Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwaperguruan tinggi memiliki peran sentral sebagai motor penggerak hilirisasi risetnasional. Menurutnya, kampus tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai sumber lahirnya teknologidan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha. Melalui kolaborasi antarkampus dan kemitraan dengan berbagai sektor, potensi risetIndonesia dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan lebih cepat.Brian menjelaskan bahwa budaya inovasi di lingkungan perguruan tinggi terusdiperkuat agar para peneliti terdorong menghasilkan karya yang memiliki nilaitambah tinggi. Pendekatan ini mencerminkan perubahan paradigma penting dalampembangunan nasional, yaitu menjadikan penelitian sebagai penggerakpertumbuhan ekonomi sekaligus sarana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Publikasi ilmiah tetap menjadi indikator kualitas akademik, namun keberhasilan risetjuga diukur dari sejauh mana inovasi tersebut memberi dampak nyata bagikehidupan masyarakat.Untuk mendukung transformasi tersebut, pemerintah bersama perguruan tinggi terusmemperkuat ekosistem inovasi melalui pengembangan inkubator bisnis, pusatinovasi, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta kemudahan kemitraan dengandunia usaha. Langkah-langkah ini menciptakan lingkungan yang kondusif bagilahirnya perusahaan rintisan berbasis teknologi dan pengembangan industri nasionalyang lebih modern.Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Arif...
- Advertisement -

Baca berita yang ini