Siap-siap! Doctor Strange: In The Multiverse of Madness Bakal Tampilkan 2 Post Credit

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Salah satu film terbaru Marvel Cinematic Universe, Doctor Strange: In The Multiverse of Madness tengah dinanti-nanti penonton. Salah satu kejutan yang ditunggu-tunggu adalah post credit di akhir filmnya.

Tak cuma itu, akun Twitter, @mcu_source mengabarkan bahwa akan ada dua post credit di film Doctor Strange terbaru. Unggahan itu diposting pada Minggu 6 Februari 2022.

“Breaking! Doctor Strange: In The Multiverse of Madness will have TWO post-credit scenes!,” tulis akun itu.

Dalam postingan itu, terlihat pula poster Benedict Cumberbatch dalam tiga versi. Hal itu semakin membuat penonton penasaran.

Lebih lanjut, film Doctor Strange 2 ini akan menjelaskan tentang dunia multiverse yang sempat ditampilkan dalam film Spider-Man: No Way Home. Doctor Strane juga nantinya akan bertemu dengan salah satu superhero MCU, Wanda Vision.

Untuk itu, para penonton diminta untuk tak langsung keluar usai menyaksikan film Doctor Strange 2 dan nantikan dua post credit di akhir filmnya.

Doctor Strange: In The Multiverse of Madness bakal tayang pada 6 Mei 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini