Warga Yahukimo Papua Berhasil Panen Padi Perdana

Baca Juga

MATA INDONESIA, YAHUKIMO – Masyarakat Yahukimo berhasil memanen padi perdana yang ditanam orang asli Papua.

Panen perdana itu diikuti Bupati Didimus Yahuli dan Wakil Bupati Esau Miran di Kampung Muara, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.

“Upaya keras yang dilakukan warga telah kita nikmati hasilnya,” kata Didimus yang dikutip Rabu 2 Januari 2022.

Didimus menegaskan akan mendorong warganya untuk merubah perilaku bercocok tanam yang dulunya dari hutan menjadi di sawah.

Sebab, hasilnya jauh lebih banyak dibandingkan bercocok tanam di hutan.

Dia bahkan berkeyakinan, Yahukimo bisa melakukan panen raya perdana yang bisa dikirim ke kampung-kampung agar ekonomi masyarakat bisa tumbuh.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Yahukimo, seperti dilansir Antaranews, Bongga Sumule menegaskan jenis padi yang dipanen adalah padi merah

Didimus berjanji menambah lahan pertanian hingga seluas 120 hektar terutama di atas tanah ulayat sehingga bisa melakukan panen tiga kali dalam satu tahun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG Dikawal Para Ahli, Masa Depan Gizi Anak Makin Terjamin

Oleh: Alexander Royce*)Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi salah satu kebijakan strategispemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di tengahberbagai tantangan pembangunan, mulai dari stunting, kesenjangan akses panganbergizi, hingga kebutuhan peningkatan kualitas generasi muda menuju Indonesia Emas 2045, kehadiran MBG menunjukkan komitmen negara untuk memastikan setiap anakIndonesia mendapatkan hak yang sama atas asupan gizi yang berkualitas. Pemerintahterus memperkuat tata kelola dan pengawasannya dengan melibatkan para ahli gizi, tenaga kesehatan, akademisi, hingga berbagai pemangku kepentingan agar manfaatnya semakin optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap MBG juga datang dari kalangan akademisi dan praktisi gizi. Ahli Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) sekaligus Dewan Pengurus Pusat Himpunan Alumni IPB Departemen Gizi, Lesda Lybaws, menilai program MBG merupakan langkah yang efektif untuk memutus rantai stunting...
- Advertisement -

Baca berita yang ini