Taeyeon ‘SNSD’ Luapkan Kepedihan Asmara Lewat Single Barunya ‘Can’t Control Myself’

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Belum lama ini, Taeyeon Girl’s Generation (SNSD) merilis single baru dengan judul ‘Can’t Control Myself’. Single ini dirilis bersamaan dengan musik videonya melalui YouTube SM Entertainment pada 17 Januari 2022 waktu setempat.

Salah satu member SNSD ini merilis lagu tentang perjuangan Taeyeon yang ingin melepas hubungan asmaranya dengan lawan main teaternya. Taeyeon merasa telah menjalani hubungan yang menyakitkan dengan pria tersebut.

Dengan genre pop-rock, lagu ini rencananya akan menjadi bagian dari album Taeyeon yang akan datang. Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi nama dari album baru Taeyeon nanti.

Akan tetapi ia dikabarkan akan comeback Februari 2022 mendatang. Duh gak sabar ya!

Biar lebih menghayati, yuk dengerin lagunya sambil baca liriknya di bawah ini!

Lirik lagu ‘Can’t Control Myself’ oleh Taeyeon SNSD

Ah ah ah ah ah ah
Ah ah ah ah ah ah

kiman huljjeok keobeorin
eoreunai gata
jinsimi eomneun ne mare
gamdanghaji mot hal

gamjeongeul taekaetjana
geurae Too late
sangcheoreul doedolligien
neujeobeoryeosseo

michyeotda haedo mwo eottae

Ah ah ah ah
Cause I can’t control myself
Ah ah ah ah
ne apeseon modeun ge

jal tongjega an dwae
da teojil geonman gata

Cause I can’t control myself

banbokdoeneun Bad days
bichamhae badangnan gamjeong

heotdolgiman hae heolgeoun banjicheoreom
sanggwaneopseo sarangi da ireol tende

michyeotda haedo mwo eottae

Ah ah ah ah
Cause I can’t control myself

Ah ah ah ah
ne apeseon modeun ge

jal tongjega an dwae
da teojil geonman gata

Cause I can’t control myself
Ah ha ha ha
Feels like heaven feels like hell
Ah ha ha ha

geumajeodo I don’t care
Ah nan ttodasi nege
doedoragal tende
michyeotda haedo mwo eottae

Ah ah ah ah
Cause I can’t control myself
Ah ah ah ah
ne apeseon modeun ge

jal tongjega an dwae
da teojil geonman gata

Cause I can’t control myself
Ah ah ah ah
Ah ah ah ah
ne apeseon modeun ge

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini