Sebesar 87,43 Persen Penduduk Bali Sudah Dapat Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap

Baca Juga

MATA INDONESIA, DENPASAR – Sebesar 87,43 persen penduduk Bali sudah mendapat vaksinasi covid-19 lengkap atau dua dosis pada 12 November 2021.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali, I Made Rentin di Denpasar, Sabtu 13 November 2021.

Daerah tertinggi cakupan vaksinasinya adalah Kota Denpasar yang sudah memvaksin dua dosis terhadap 122,7 persen penduduknya dan paling rendah adalah kabupaten Buleleng yang baru memvaksin dua dosis terhadap 69,2 persen penduduknya.

“Untuk mencapai target 100 persen vaksin dosis lengkap relatif agak lama karena mesti mengikuti jadwal yang ditetapkan, terutama Vaksin AstraZeneca yang butuh waktu delapan minggu atau dua bulan jeda dari suntikan pertama,” ujar Rentin.

Sementara cakupan vaksinasi dosis pertama sudah mencapai 100,68 persen atau 3,4 juta penduduk Bali.

Rentin menegaskan saat ini yang perlu digencarkan adalah vaksinasi lansia karena vaksin pertama cakupannya baru 371.767 orang, sedangkan vaksin kedua baru 68 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini