Disangka Demo, Jokowi Hampiri PKL Sorong yang Membawa Poster

Baca Juga

MATA INDONESIA, SORONG – Tren warga membawa poster ke Jokowi menjadi marak belakangan ini saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke daerah.

Dan kejadian ini terjadi lagi di Sorong, Papua. Jokowi menghentikan perjalanannya saat ada sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang membentangkan poster. Jokowi menghampiri para pedagang tersebut. ”Tadi yang bawa ginian [poster] banyak,” ujar Jokowi seperti dikutip dari siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin 4 Oktober 2021. ”Saya kira apa demo-demo,” ujarnya tergelak

Para pedagang itu pun ikut tertawa. Mereka kembali memperlihatkan poster berisi tulisan: ”Selamat datang Pak Jokowi tolong perhatikan kami pedagang kaki lima’.

Di depan lapak dagangan, presiden mengajak ngobrol para pedagang terkait bisnis mereka. Ia didampingi Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam kesempatan itu.
“Modalnya berapa?” tanya Jokowi kepada Juhari.

“Sehari kadang Rp1 juta, kadang Rp2 juta,” jawab Juhari.

Setelah berbincang dengan para pedagang, Jokowi mengeluarkan dua lembar amplop. Ia berkata amplop itu berisi bantuan modal untuk para pedagang kaki lima.

“Ya sudah gitu aja, nggih. Ini buat tambahan modal,” ucap Jokowi menyodorkan dua lembar amplop.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak, Bapak. Mudah-mudahan ke depannya baik,” tutur Juhari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

WNA Operator Judi Daring Ditangkap, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Siber

Oleh: Ira Nurdini )*Pemerintah terus memperkuat pengawasan siber nasional menyusulterbongkarnya praktik judi daring internasional yang melibatkan ratusanwarga negara asing di Jakarta Barat. Langkah cepat aparat dalammengungkap jaringan tersebut dinilai menjadi bukti keseriusan negaradalam menjaga ruang digital Indonesia dari ancaman kejahatantransnasional yang semakin kompleks.Pengungkapan kasus ini bermula dari penyelidikan Bareskrim Polriterhadap aktivitas mencurigakan di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat. Dari hasil operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan321 warga negara asing yang diduga menjalankan operasional judi daring secara terorganisir.Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih terusmengembangkan kasus guna memburu aktor utama dan pihak perekrutyang berada di balik jaringan internasional tersebut. Polisi juga telahmengantongi data sponsor yang diduga membawa ratusan operator asingke Indonesia.Menurut Wira, proses pemeriksaan masih difokuskan pada pendalamanperan masing-masing pelaku, termasuk kemungkinan adanya pengendaliutama yang mengatur seluruh aktivitas perjudian daring tersebut. Hinggakini, penyidik baru menemukan pihak yang berperan sebagai koordinatordi tiap divisi pekerjaan.Keberadaan jaringan dengan struktur kerja yang rapi memperlihatkanbahwa praktik judi daring internasional kini dijalankan secara profesionaldan memanfaatkan sistem digital yang sulit dideteksi. Karena itu, aparattidak hanya berfokus pada penangkapan operator lapangan, tetapi jugapenelusuran terhadap jaringan yang lebih besar.Dari total 321 warga negara asing yang diamankan, sebanyak 275 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berasal dari berbagai negaraseperti Vietnam, China, Laos, Myanmar,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini