Ternyata Para Transgender Ubah Miss V-nya Gunakan Kulit Ikan Nila

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Para ahli bedah di Maternidade Escola Assis Chateaubriand, Brasil, untuk kali pertama melakukan operasi rekontruksi vagina dengan memanfaatkan kulit ikan nila. Prosedur dilakukan pada seorang pasien transgender.

Operasi rekonstruksi vagina dengan kulit ikan ini dinilai sukses dan pasien mengaku puas karena fungsi organ intimnya bisa pulih tanpa komplikasi.

Dr Leonardo Bezerra salah satu ilmuwan yang terlibat dalam proses menjelaskan kulit ikan dipakai agar pasien lebih nyaman. Normalnya seorang pasien akan mendapatkan transplantasi kulit dari area tubuh lain dan hal ini bisa meninggalkan bekas luka yang besar.

Kulit ikan dimanfaatkan dengan cara dibersihkan terlebih dahulu dengan proses radiasi yang membuang bibit penyakit. Kulit ikan kaya akan kolagen ini nantinya akan memiliki warna cerah tanpa sisik dan bau.

Para ahli kemudian membuat cetakan vagina yang diisi kulit ikan di dalamnya. Cetakan tersebut lalu ditanam di dalam tubuh pasien antara kandung kemih dan rektum selama beberapa waktu.

“Pada akhirnya tubuh pasien akan menyerap kulit ikan, menjadi biokompatibel. Kulit ikan juga akan menstimulasi pertumbuhan sel sehingga terbentuk jaringan darah dan saluran baru yang setara dengan vagina biasa,” kata Dr Leonardo seperti dikutip dari Daily Mail, Senin 8 Juli 2019.

Sebelumnya prosedur transplantasi kulit ikan sudah mulai sering dilakukan pada pasien dengan luka bakar. Ikan nila dipilih karena mudah ditemukan, tahan penyakit, dan kulitnya kuat seperti manusia.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini