5 Cara Bijak untuk Jaga Kesehatan Mata

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bagi Kamu yang biasanya berpergian menggunakan motor, tentu wajib menjaga matamu agar tetap jelas melihat keadaan jalanan agar terhindar dari kecelakaan. Kamu juga wajib menjaga agar aman dari terpaan debu jalanan dan asap kendaraan sebab bisa membuat mata menjadi panas, berair, atau merah.

Untuk itu, coba perhatikan sejumlah tips berikut agar kesehatan matamu tetap terjaga :

Perhatikan Jenis Makanan
Makanan yang tepat juga bisa menjadi cara untuk menjaga keseahtan mata. Asupan makanan sehari-hari sebaiknya mengandung vitamin A, asam lemak Omega-3, sayuran hijau, dan buah. Sejumlah makanan itu memiliki dampak luar biasa bagi mata.

Perhatikan Kebersihan
Untuk menjaga kebersihan mata, hindari penggunaan makeup berlebih atau lensa kontak. Selain itu sering-sering cuci tangan dan wajah ketika masuk rumah agar mata tak mengalami masalah lebih lanjut.

Kurangi Waktu di Depan Layar
Usahakan batasi diri dari depan layar karena bisa memperburuk kondisi mata yang mengalami masalah akibat polusi. Dengan mengistirahatkan mata secara cukup, kamu bisa mencegah masalah lebih berat terjadi padanya.

Jaga Asupan Air
Sangat penting untuk memastikan apakah kamu sudah cukup minum air atau belum. Ketika tubuh memiliki cukup air, maka air mata bisa berfungsi secara optimal dan menjaga agar kotoran tidak menempel. Hal ini juga bisa membuat mata basar terus sehingga kesehatannya terjamin.

Lebih Sering Berkedip
Salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan banyak berkedip. Ketika berkedip, air mata khusus yang melindungi mata bakal terbentuk, melembapkan, serta mengenyahkan polutan yang hendak menempel ke mata.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Evaluasi Berkelanjutan untuk Memperkuat Program MBG Nasional

Oleh: Rivka Mayangsari*)Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam memastikan keberhasilan Program MakanBergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program strategis nasional yang berfokus padapeningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Di tengah pelaksanaan program berskalabesar yang menjangkau puluhan juta masyarakat setiap hari, pemerintah menegaskan bahwaevaluasi dan pembenahan berkelanjutan menjadi kunci utama agar manfaat program benar-benardirasakan secara optimal oleh masyarakat.Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi padaperluasan cakupan program, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelaksanaannya di lapangan. Menurut Presiden, keberhasilan program MBG tidak dapat diukur semata dari jumlah penerimamanfaat, melainkan juga dari ketepatan sasaran, kualitas pelayanan, serta transparansi dalampengelolaannya.Saat ini, program MBG telah menjangkau sekitar 62,4 juta penerima manfaat setiap hari. Jumlahtersebut menunjukkan skala besar komitmen negara dalam memberikan perlindungan sosial danpemenuhan gizi masyarakat. Cakupan program meliputi berbagai kelompok rentan yang selamaini membutuhkan perhatian khusus dari negara, mulai dari 6,3 juta balita, 2 juta ibu menyusui, hingga 868 ribu ibu hamil.Tidak berhenti di situ, pemerintah juga berencana memperluas program bantuan pangan tersebutkepada sekitar setengah juta warga lanjut usia yang hidup tanpa pendamping. Langkah inimenunjukkan bahwa negara hadir untuk memastikan kelompok paling rentan tetap mendapatkanperlindungan dan akses terhadap kebutuhan gizi yang layak.Dalam pelaksanaannya, Presiden Prabowo secara terbuka mengakui adanya dinamika dankekurangan di lapangan. Sikap terbuka tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah tidak menutupmata terhadap berbagai persoalan yang muncul selama implementasi program. Sebaliknya, pemerintah memilih melakukan evaluasi secara agresif agar setiap kelemahan dapat segeradiperbaiki.Sebagai bentuk ketegasan, pemerintah telah menghentikan operasional ribuan unit penyedialayanan yang dinilai tidak memenuhi standar kualitas. Langkah ini memperlihatkan bahwapemerintah tidak mentoleransi penyimpangan ataupun kelalaian yang dapat merugikanmasyarakat. Program yang menyangkut kebutuhan dasar rakyat harus dijalankan dengan standartinggi dan pengawasan ketat.Presiden juga mengajak seluruh elemen pengawas, termasuk legislatif dan kepala daerah, untukterlibat aktif dalam mengawal jalannya program MBG. Menurutnya, keberhasilan program nasional tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah pusat, melainkan membutuhkan sinergiseluruh pihak agar pengawasan berjalan efektif dan transparan.Langkah evaluasi yang dilakukan pemerintah mencerminkan keseriusan dalam menjagaakuntabilitas program perlindungan sosial. Pemerintah ingin memastikan amanat konstitusiterkait perlindungan masyarakat miskin benar-benar terlaksana secara nyata dan tepat sasaran. Transparansi dan pengawasan menjadi fondasi penting agar kepercayaan masyarakat terhadapprogram pemerintah tetap terjaga.Komitmen penguatan program MBG juga terlihat dari langkah aktif Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, yang memanggil Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman, untuk membahas pembenahan Badan Gizi Nasional (BGN) dan pelaksanaan program MBG. Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi lintas lembaga guna memastikan program berjalan lebih efektif.Dalam pembahasan tersebut, Gibran menyoroti pentingnya pembenahan internal di tubuh BGN agar pelaksanaan program semakin profesional dan terukur. Pemerintah menyadari bahwaprogram berskala nasional memerlukan sistem manajemen yang kuat serta sumber daya manusiayang kompeten agar implementasinya berjalan optimal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini