Perempuan Spesialisasi Pencurian di Rumah Duka Ditangkap

Baca Juga

MATA INDONESIA, LIEVIN – Seorang perempuan ditangkap di kota Liévin, Prancis utara pada awal pekan ini. Perempuan berusia 60 tahun itu diduga mencuri perhiasan dari setidaknya dua peti mati.

Pihak keluarga berasumsi bahwa perempuan tersebut adalah teman dari orang yang mereka cintai. Untuk itu pihak keluarga membiarkannya memberi penghormatan kepada almarhum dan meninggalkannya sendirian di sebuah ruangan dengan peti mati yang terbuka.

Akan tetapi ketika pihak keluarga kembali, mereka melihat bahwa perhiasaan almarhum berupa kalung, cincin, dan anting-anting sudah lenyap. Keluarga tersebut segera memberitahu polisi.

Setelah melakukan penyelidikan, aparat kepolisian berhasil mengidentifikasi tersangka yang ternyata tinggal di dekat rumah duka. Perhiasan yang dilaporkan hilang juga berhasil ditemukan.

Pihak kepolisian juga menemukan bahwa pelaku merupakan orang yang sama yang terlibat dalam pencurian dompet dari tubuh seorang pria di rumah duka yang sama, sebelumnya pada hari yang sama, yakni Selasa (24/8).

Saat rumah tersangkat digeledah, penyelidik menemukan setumpuk catatan kematian terbaru, termasuk kode akses yang diberikan kepada anggota keluarga yang ingin mengunjungi rumah duka di luar jam reguler.

Hingga saat ini penyelidikan masih terus berlangsung, France Bleu melaporkan, melansir New York Daily News. Perempuan itu diperkirakan akan hadir di pengadilan pada April 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini