Alasan Mengapa Lilibet Tidak Mendapat Gelar Putri

Baca Juga

MATA INDONESIA, CALIFORNIA – Pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle mengumumkan kelahiran putri kedua mereka pada Senin (7/6). Lilibet ‘Lili’ Diana Mountbatten-Windsor –nama anak kedua Harry dan Meghan, lahir pada Jumat (4/6) di Rumah Sakit Santa Barbara Cottage di California, Amerika Serikat.

Pilihan nama tersebut merupakan penghormatan kepada sang Ratu dan keluarga kerajaan yang lebih luas. Sebagaimana diketahui, Lilibet merupakan nama panggilan keluarga untuk Ratu Inggris yang telah berusia 95 tahun itu.

Harry dan Meghan juga mengungkapkan bahwa nama tengah Lilibet, dipilih untuk menghormati mendiang neneknya, Putri Diana, yang meninggal dalam kecelakaan mobil di Paris tahun 1997.

Beberapa hari setelah kelahiran Lili, banyak yang bertanya-tanya apakah bayi tersebut akan diberi gelar kerajaan atau tidak. Berdasarkan dekrit kerajaan yang dikeluarkan oleh Raja George V –kakek Ratu Elizabeth II, tahun 1917, Lili tidak akan mendapatkan gelar.

Menurut protol, gelar kerajaan Pangeran dan Putri dibatasi untuk anak-anak raja, anak-anak dari putra raja, dan dalam kasus ini, putra tertua yang masih hidup dari putra tertua Pangeran Charles –Duke of Wales.

Artinya, selain Ratu, anak-anaknya, Pangeran Charles, Pangeran Andrew, Putri Anne, dan Pangeran Edward, cucu-cucunya, Pangeran William dan Harry, serta Pangeran George –putra tertua Duke dan Duchess of Cambridge, adalah mereka yang berhak atas gelar kerajaan Inggris.

Melansir Times of India, tahun 2012, Ratu Elizabeth II mengubah aturan yang menyatakan bahwa ketiga anak Duke dan Duchess of Cambridge, Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis, akan diberikan gelar kerajaan.

Artinya, dari 11 cicit Ratu Elizabeth II, hanya 3 yang memiliki gelar Kerajaan Inggris. Untuk itu, kedua buah hati Pangeran Harry dan Meghan Markle, Archie Harrison Mountbatten-Windsor dan Lilibet Diana Mountbatten-Windsor tidak akan menerima gelar Kerajaan Inggris.

Sebagai catatan, pasangan yang menikah tahun 2018 itu saat ini tinggal di sebuah mansion senilai 14 juta USD di kawasan selebritas Montecito, sekitar 130 km sebelah utara Los Angeles, yang juga merupakan rumah bagi Winfrey –komedian Ellen DeGeneres, dan selebritas lainnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini