Gaes! I.O.I Lagi Siap-siap untuk Reuni Spesial, Mina dan Kyulkung Bakal Ikut?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar baik untuk penggemar I.O.I. Girl group jebolan ‘Produce 101’ ini bersiap untuk reuni spesial!

Pada Selasa 13 April 2021, dilaporkan bahwa grup tersebut bersiap untuk siaran langsung bersama pada 4 Mei 2021 mendatang. Reuni spesial ini dilakukan untuk merayakan ulang tahun kelima mereka.

Para anggota dilaporkan berkumpul baru-baru ini untuk membahas acara mendatang. Menurut perwakilan industri K-Pop, sembilan anggota akan tersedia untuk hadir.

Diketahui, Kyulkyung saat ini berada di China dan Kang Mina sedang syuting untuk dramanya yang akan datang. Namun, mereka sedang berupaya untuk berpotensi berpartisipasi dengan cara lain seperti melalui panggilan video.

IOI memulai debutnya sebagai grup proyek pada tahun 2016 sebagai hasil dari program bertahan hidup “Produce 101.” Anggotanya terdiri dari Somi, Kim Sejeong, Choi Yoojung dan Kim Doyeon Weki Meki, Chungha, Kim So Hye, Kyulkyung, Jung Chaeyeon DIA, Kang Mina, Lim Nayoung, dan Yeonjung WJSN.

Mereka memulai debutnya pada 4 Mei 2016 dan dibubarkan pada Januari 2017. Pada tahun 2016, grup tersebut berjanji untuk bersatu kembali dalam lima tahun.

Meskipun rencana comeback mereka pada tahun 2019 akhirnya gagal, para anggota masih akan memenuhi janji mereka dengan penggemar melalui siaran yang akan datang. Siaran langsung I.O.I akan mengudara pada 4 Mei melalui aplikasi seluler KT Seezn!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Relaunching AMANAH Hadirkan Program Inovatif, Dari Daur Ulang hingga Pelatihan Industri Kreatif

Oleh: Cintya Kusuma Hakim)*Relaunching AMANAH (Aneuk Muda Aceh Unggul-Hebat) yang dijadwalkan pada 23 April 2026 menjadi momentum penting dalam menghadirkan berbagai program inovatif berbasis kebutuhan generasi muda. Melalui rangkaian inisiatif seperti Future Leaders Bootcamp, pengembangan Galeri UMKM, hingga pameran produk daurulang di Ruang Inovasi, AMANAH tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitaspemuda, tetapi juga mendorong lahirnya ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Selainitu, pelatihan industri kreatif seperti teknik dasar menjahit turut memperkuat kesiapantalenta muda dalam memasuki dunia usaha, sekaligus menegaskan peran AMANAH sebagai motor penggerak transformasi ekonomi berbasis kreativitas di Aceh.Dalam konteks tersebut, berbagai program pengembangan pemuda yang telahberjalan sebelumnya perlu diperkuat, baik dari sisi kualitas pelatihan, jangkauanpeserta, maupun keberlanjutan dampaknya. Relauching AMANAH Aceh diharapkanmenjadi titik balik dalam merumuskan pendekatan yang lebih adaptif terhadaptantangan zaman.Salah satu inisiatif yang menonjol adalah penyelenggaraan Future Leaders Bootcamp yang bertujuan mencetak pemimpin muda di bidang bisnis. Program yang diikuti oleh 26 anak muda Aceh ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapijuga membangun pola pikir kewirausahaan yang inovatif dan berorientasi global.Ketua Yayasan AMANAH, Dr Saifullah Muhammad menyampaikan pentingnyakehadiran AMANAH sebagai wadah pengembangan generasi muda Aceh. Bootcamp tersebut menekankan pentingnya membekali pemuda dengankemampuan kepemimpinan yang kontekstual. Saifullah menilai bahwa generasi muda Aceh memiliki potensi besar untuk menjadimotor penggerak ekonomi, asalkan diberikan akses dan pendampingan yang tepat.Lebih jauh, bootcamp ini juga menjadi ruang kolaborasi antara pemuda, mentor, danpelaku industri. Interaksi tersebut memungkinkan transfer pengetahuan yang lebihaplikatif dan relevan dengan kebutuhan pasar.Selain itu, pendekatan experiential learning yang digunakan dalam program inidiyakini efektif dalam membentuk karakter kepemimpinan. Peserta tidak hanyabelajar teori, tetapi juga langsung dihadapkan pada simulasi dan tantangan nyatadalam dunia bisnis.Di sisi lain, penguatan program pemuda juga dilakukan melalui kerja sama denganinstitusi pendidikan tinggi. AMANAH menjalin komunikasi dengan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry untuk memperkuat pembinaan generasi muda.Dalam pertemuan tersebut, Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman mengungkapkanbahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan untukmenciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, dalam halini dibutuhkan sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi kepemudaan. Kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan kurikulum berbasiskewirausahaan dan kepemimpinan. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya siapsecara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan untuk berkontribusi secara nyata di masyarakat.Dalam konteks ekonomi, AMANAH juga menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kalangan generasimilenial. Langkah ini menjadi relevan mengingat sektor ekonomi kreatif memilikipotensi besar dalam menyerap tenaga kerja muda.Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menjelaskanbahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mengembangkan sektorekonomi berbasis kreativitas. Mereka melihat bahwa inovasi yang dihasilkan anakmuda dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru.Program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga fasilitasiakses pembiayaan dan pemasaran. Hal ini penting agar...
- Advertisement -

Baca berita yang ini