Bocoran Drama ‘Vincenzo’ Episode 15, Song Joong Ki Bakal Jadi Dukun?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jalan cerita ‘Vincenzo’ semakin seru untuk diikuti. Drama yang dibintangi Song Joong Ki dan Jeon Yeo Bin ini akan memasuki episode 15 yang akan tayang malam ini, Sabtu 10 April 2021.

Lalu bagaimana kisah Vincenzo di episode 15? Dalam trailer yang dibagikan tvN, pertarungan untuk melawan Grup Babel akan semakin intens dan emosional.

Konstruksi Babel bisa melakukan apa saja untuk menjatuhkan Vincenzo. Mereka tahu bahwa seseorang di perusahaan membantu mereka mendapatkan informasi.

Kemudian di trailer, terungkap bahwa ada sesuatu yang sangat dekat dengan Vincenzo yang mereka temukan. Dalam video nampaknya Babel mengetahui keberadaan ibu kandung dari Vincenzo.

Sementara itu, di potongan adegan episode 15, warga Geumga Plaza melakukan pemungutan suara (voting) untuk misi terbaru mereka. Mereka akan memilih seseorang untuk berpura-pura menjadi cenayang alias dukun.

Voting dipimpin oleh Ahn Gi Seok. Semua warga Geumga Plaza pun menuliskan nama orang yang mereka pilih. Tak disangka, semua memilih Vincenzo dan ada satu kertas yang bertuliskan nama Hong Cha Young.

Hong Cha Young pun terkejut. Ia menuduh Vincenzo yang menuliskan namanya pada kertas voting.

Yang penasaran, drama ini akan dirilis di Netflix dengan subtitle yang tersedia. Selain itu, drama ini juga akan ditayangkan di jaringan asli tvN!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini