5 Pola Diet Buruk yang Tak Seharusnya Dilakukan

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA– Tak sedikit orang menjadikan diet sebagai pilihan untuk mencapai hidup sehat. Diet tak melulu tentang pengurangan berat badan, namun juga menjaga keseimbangan tubuh agar tetap sehat. Tapi, tak sedikit orang juga melakukan kesalahan-kesalahan dalam menjalankan pola diet sehingga efeknya justru berbahaya bagi tubuh.

Mengutip boldsky.com, berikut adalah 5 pola diet yang buruk dan tidak seharusnya dilakukan:

1. Melewatkan Waktu Makan

Ketika jam makan telah tiba dan Anda mengabaikannya karena alasan diet, tentu tubuh pun akan mengalami kekurangan nutrisi. Sistem kekebalan tubuh Anda pun merespon hal itu dan mulai menjadi lemah. Efek lainnya, pada waktu lain Anda akan makan terlalu banyak, diet pun jadi gagal.

2. Diet Fad

Disebut sebagai salah satu pola diet terburuk yang pernah ada, diet fad mengharuskan Anda mengkonsumsi dua jenis makanan saja selama program diet berlangsung. Tentu saja pola diet ini merugikan karena tubuh tidak mendapat cukup nutrisi yang dibutuhkan. Akibatnya bahkan bisa fatal dan mengundang banyak penyakit.

3. Diet Anti Lemak

Salah jika menganggap semua lemak buruk bagi tubuh. Ada beberapa jenis lemak yang justru menyehatkan dan sangat dibutuhkan tubuh, seperti yang terdapat pada alpukat, telur atau minyak kelapa. Jangan biarkan tubuh kekurangan lemak, meski sedang diet. Kekurangan lemak akan membuat tubuh mudah lelah dan selalu lapar.

4. Terlalu Banyak Protein

Jangan biarkan kegemaran Anda mengkonsumsi makanan kaya protein seperti ikan atau daging menguasai pola diet. Tubuh tak hanya butuh protein saja, tapi butuh nutrisi lengkap, terutama serat untuk mengimbangi protein.

5. Hanya Konsumsi Jus

Meski sedang diet, kelengkapan nutrisi seperti protein, karbohidrat, lemak, mineral, ataupun vitamin patut diperhatikan. Jika Anda hanya mengkonsumsi jus buah, tubuh akan memperoleh vitamin dan mineral, tapi tidak karbohidrat, protein ataupun lemak yang dibutuhkan. Akibatnya, Anda akan kehilangan massa otot, tubuh jadi tampak letoi. (Ryan)

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini