Bulog Berangkatkan 1.402 Orang Mudik Gratis 2019

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sebanyak 1.402 pemudik diberangkatkan Perum Bulog dalam program BUMN Mudik Bareng 2019. Mereka diberangkatkan melalui empat moda transportasi, yakni bus, kereta api, kapal laut, dan pesawat udara.

“Hari ini kami memberangkatkan mudik dengan bus dari tiga titik, yaitu Gelora Bung Karno (GBK), Kantor Pusat Bulog di Gatot Subroto, dan gudang Bulog di Kelapa Gading,” kata Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Tri Wahyudi Saleh di Jakarta, Kamis 30 Mei 2019.

Para peserta mudik gratis terdiri atas masyarakat umum dan sebagian karyawan dari keluarga besar Bulog. Sebagai informasi, program yang diikuti 140 BUMN ini merupakan agenda rutin perusahaan untuk mempermudah masyarakat dalam menjangkau transportasi mudik yang biasanya padat.

“Kami melihat masyarakat yang bekerja di Jakarta dan ingin berkumpul bersama keluarga di kampung halaman itu begitu sulit mendapat transportasi, karena waktu liburnya juga terpotong. Jadi saya kira, dengan difasilitasi BUMN, kami ingin memberi keringanan,” kata dia.

Tri berharap, lewat program mudik bareng ini masyarakat bisa mengenal eksistensi Bulog sebagai lembaga pemerintah yang mengemban tugas menjaga stabilisasi pangan. “Kita juga berharap Bulog ke depan masih terus dipercaya oleh masyarakat sebagai lembaga pemerintah yang mengemban tugas untuk stabilisasi pangan. Sekaligus memperkenalkan instansi kita agar mereka percaya. Jadi, ingat beras ingat Bulog,” ujar Tri.

Selain bus, Bulog telah memberangkatkan penumpang dengan kapal laut dan pada Sabtu 1 Juni mendatang akan memberangkatkan penumpang dengan kereta api, serta pesawat udara.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini