Markas Brimob Ditembaki Orang Tak Dikenal Sabtu Dinihari

Baca Juga

MINEWS.ID, PURWOKERTO – Orang tak dikenal menembaki Mako Brimob Batalyon B Pelopor Kompi 3 Watumas, Purwokerto, Jawa Tengah Sabtu 25 Mei 2019 dini hari.

Hingga tulisan ini dibuat belum ada pernyataan resmi dari Polri. Namun, saksi mata mendengar tiga kali suara tembakan sekitar pukul 1.30 WIB.

Kesaksian itu diungkapkan pemilik warung makan di seberang pintu gerbang Markas Komando Brimob Watumas tersebut.

Seperti dilansir Antara, pemilik warung tersebut awalnya mengira suara tersebut berasal dari anggota Brimob yang sedang melakukan latihan menembak.

Dia baru mengetahui itu merupakan penyerangan pada pukul 07.00 WIB saat melihat kerumunan warga di depan pintu gerbang tersebut.

Lokasi penembakan saat ini masih ditutupi terpal dan sejumlah personel Brimob maupun anggota Kepolisian Resor Banyumas tampak berjaga di sekirar pos penjagaan dengan senjata laras panjang.

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini