Viral, Ikan Paus Ini Kembalikan iPhone Turis yang Jatuh ke Laut

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Sebuah peristiwa tak biasa terjadi. Seekor paus beluga yang langka mendadak muncul “menyelamatkan” iPhone turis yang terjatuh ke dalam laut.

Peristiwa bermula ketika para wisatawan berkumpul di sekitar kota pelabuhan Hammerfest, Norwegia untuk menyaksikan kemunculan paus beluga yang langka.

Wisatawan bernama Ina Mansika, salah satu di antaranya. Ia pun begitu senang bisa menyaksikan jenis paus yang dianggap ramah terhadap manusia itu.

Namun di saat ia menyaksikan si paus, sebuah insiden tak terduga terjadi. Ponselnya mendadak jatuh ke dalam laut.

“Kami membungkuk di dermaga untuk melihatnya dan berharap mendapat kesempatan untuk mengelusnya.”

“Tapi saat itu, saya lupa menutup saku jaket dan ponsel saya jatuh ke dalam air (laut). Saya sudah pasrah dan putus asa, namun tiba-tiba paus tersebut perlahan naik ke permukaan air dan betapa kagetnya saya sewaktu melihat dia menahan ponsel saya di moncongnya dan mengembalikannya ke saya. Manis sekali,” cerita Mansika, dikutip Jumat, 10 Mei 2019.

Mansika pun tak menyangka jika hewan tersebut bisa melakukannya. “Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan ponsel saya kembali,” katanya.

“Semua orang terkejut. Kami hampir tidak percaya dengan apa yang kami lihat,” ujarnya.

Berita Terbaru

Optimalisasi CKG dalam Meningkatkan Kesehatan Berkualitas bagi Lansia

Oleh: Ayu Swastika )*Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) semakin menunjukkan peranstrategisnya sebagai instrumen utama pemerintah dalam membangunkualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok lansia. Di tengah meningkatnya angka harapan hidup, kebutuhan akan layanankesehatan yang bersifat preventif menjadi semakin penting. Pemerintah secara konsisten mendorong penguatan deteksi dini sebagaipendekatan utama guna mengurangi beban penyakit kronis yang selamaini mendominasi penyebab kematian nasional.Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwapemeriksaan kesehatan minimal satu kali dalam setahun merupakanlangkah mendasar yang perlu dilakukan seluruh masyarakat. Penekanantersebut didasarkan pada tingginya angka kematian akibat penyakit tidakmenular seperti stroke, jantung, dan gagal ginjal. Tingginya angka kematian akibat penyakit tidak menular ini menunjukkanbahwa masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan deteksi dinisecara optimal, padahal langkah tersebut dapat menjadi kunci dalammencegah perkembangan penyakit ke tahap yang lebih serius.*) Pengamat Kebijakan SosialData yang dihimpun menunjukkan bahwa stroke menjadi penyebabkematian tertinggi dengan kisaran ratusan ribu kasus setiap tahun, disusuloleh penyakit jantung, kanker, dan gangguan ginjal. Fakta inimemperlihatkan bahwa ancaman penyakit kronis masih sangat nyata, terutama bagi lansia yang memiliki kerentanan lebih tinggi. Dalam pandangan Menkes, penyakit-penyakit tersebut sebenarnyamemiliki periode laten selama beberapa tahun sebelum mencapai kondisifatal. Pada fase inilah intervensi melalui pemeriksaan rutin menjadi sangat krusial untuk menekan risiko kematian.Upaya pencegahan tersebut dapat dilakukan melalui pemantauanindikator kesehatan dasar seperti tekanan darah, gula darah, dan kadarkolesterol. Ketiga indikator ini menjadi parameter penting dalammengidentifikasi potensi penyakit sejak dini. Namun dalam praktiknya, banyak masyarakat yang mengabaikan kondisitersebut karena tidak merasakan gejala yang signifikan. Akibatnya,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini