Mengenal ‘Diet Kenyang’ yang Bikin Dewi Huges Jauh Lebih Kurus dan Cantik

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Lama tak terdengar kabarnya, presenter televisi Dewi Huges kini tampil jauh berbeda, bikin pangling dan yang jelas jadi tambah cantik.

Benar-benar pangling, karena tidak akan kita temui perempuan bertubuh tambun lagi. Jika kita bertemu Dewi Huges sekarang yang akan muncul di hadapan kita adalah perempuan 47 tahun dengan tubuh yang lebih sliming berkat metode “Diet Kenyang” yang dia ciptakan.

Membagikan metode “Diet Kenyang.”

Dewi berinisiatif membuat metode itu setelah banyak masalah kesehatan yang ditimbulkan ketika dia mengalami obesitas.

Perempuan kelahiran Bali itu berhasil mengubah perilaku dan kebiasaan yang membuat tubuhnya pernah mencapai 150 kilogram itu dengan memanfaatkan ilmu hipnoterapi yang dia pelajari.

Sebab, Dewi yang bobotnya kini tinggal sekitar 70 kilogram berpendapat keberhasilan menurunkan berat badan harus berakar dari kekuatan pikiran yang mantap. Berikut langkah yang ditempuh Dewi.

Tekad Untuk Sehat

Hal yang ditanamkannya saat mengawali metode dietnya adalah menanamkan tekad, “Saya ingin hidup sehat!” bukan “Saya ingin kurus.”

Dua hal itu menurutnya memiliki implikasi yang berbeda. Jika hanya ingin kurus maka kita cenderung menghalalkan segala cara tanpa mempedulikan efeknya.

Misalnya kita membuat banyak daftar apa yang boleh dan tidak boleh dimakan, serta batasan kalori, porsi dan frekuensi makannya. Cara itu menurutnya membuat kita lebih cepat menyerah di tengah jalan.

Jika niat itu sudah kita tancapkan di dalam hati, Dewi pun baru mengungkapkan langkah-langkah melakukan metode “Diet Kenyang.

Makan Saat Lapar

Tidak ada yang luar biasa harus kita lakukan dalam menjalankan metode tersebut. Dia bahkan menyatakan, “makanlah setiap kali kita merasa lapar dan jangan paksa menahan lapar.”

Hanya, ini yang harus dirasakan betul-betul menurut Dewi. Kamu harus bisa membedakan mana lapar palsu atau lapar mata dan yang asli.

Gizi Seimbang

Selain itu, menu makan juga tidak bisa asal kenyang saja. Sebisa mungkin tetap berprinsip pada pemenuhan gizi seimbang yang terdiri dari sumber karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral.

Dewi sampai saat ini masih mengonsumsi daging, ikan, dan telur. Tetapi, dia menghindari bentuk makanan dari gula, garam, minyak dan lemak-lemak jahat dalam gorengan, bahan pengawet, bumbu instan dan makanan dalam kemasan.

Hal pokok lainnya adalah selalu memasak makanan sendiri dengan memperbanyak lauk dan sayuran setiap makan.

Buah Segar Jadi Camilan

Selain itu membiasakan diri makan buah segar atau minum jus murni sebagai camilan setiap dua jam sekali.

Dia juga mengurangi makan nasi dan diganti dengan karbohidrat kompleks dari umbi-umbian seperti kentang dan singkong.

Buah dan sayuran segar serta umbi-umbian adalah pilihan menu makan yang efektif buat diet sebab tergolong makanan tinggi serat yang tak mudah larut sehingga membuat kita merasa kenyang lebih lama dan membantu menangkis keinginan ngemil makanan manis.

Lebih hebatnya, Dewi tidak membatasi porsi makan buah dan sayur setiap hari. Dia justru menganjurkan kita boleh makan buah dan sayur sebanyak mungkin sampai merasa kenyang.

Namun penting untuk dipahami, tidak semua orang mungkin cocok untuk menjalani diet ini. Setiap orang membutuhkan asupan kalori dan jumlah nutrisi yang berbeda-beda. Maka jika Anda ingin mengikuti jejak Dewi, sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter atau ahli gizi terpercaya.

Minum Air Putih dan Air Kelapa

Rahasia diet ala Dewi Hughes yang lain adalah rajin minum air putih setiap hari. Dia minum satu gelas 30 menit setelah bangun pagi dan 1 gelas lagi dalam 30 menit kemudian.

Dia juga sering minum air kelapa murni untuk membilas racun-racun yang ada dalam tubuh.

Sepertinya tidak ada metode diet dari Dewi yang terlalu sulit dilakukan. Tapi praktiknya bikin wow.

Berita Terbaru

Mendukung Instensifikasi Respons Dini Menekan Dampak PHK terhadap Masyarakat

*) Oleh : Prinsa AlisaDinamika perekonomian global yang masih diwarnai ketidakpastian memberikantantangan tersendiri bagi dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan di Indonesia. Dalam situasi tersebut, pemerintah terus menunjukkan komitmennya untuk melindungimasyarakat melalui berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Upaya intensifikasirespons dini yang dilakukan pemerintah patut mendapatkan dukungan dari seluruhelemen masyarakat karena menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas ekonominasional sekaligus melindungi kesejahteraan para pekerja dan keluarganya.Langkah respons dini yang diperkuat pemerintah menunjukkan adanya kesadaranbahwa potensi PHK harus diantisipasi sebelum berkembang menjadi permasalahansosial dan ekonomi yang lebih besar. Melalui pemantauan kondisi industri secaraberkelanjutan, penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sertakomunikasi yang lebih intensif dengan pelaku usaha, pemerintah berupayamendeteksi berbagai potensi risiko sejak awal. Pendekatan ini menjadi penting karenapenanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi dampak yang dirasakan oleh pekerja maupun sektor usaha.Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI dan Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (KemnakerRI), Indah Anggoro Putri menjelaskan pemerintah terus mendorong berbagaikebijakan yang bertujuan menjaga keberlangsungan dunia usaha agar tetap mampumempertahankan tenaga kerjanya. Berbagai insentif, kemudahan berusaha, hinggaupaya menjaga iklim investasi terus dilakukan untuk menciptakan ruang tumbuh bagisektor industri. Langkah tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokuspada penanganan dampak setelah PHK terjadi, tetapi juga berupaya mencegahterjadinya PHK melalui penguatan daya tahan ekonomi dan dunia usaha.Selain itu, pengembangan program peningkatan keterampilan dan pelatihan kerjamenjadi salah satu bentuk nyata respons pemerintah dalam menghadapi perubahankebutuhan pasar tenaga kerja. Transformasi ekonomi dan perkembangan teknologimenuntut tenaga kerja memiliki kompetensi yang semakin adaptif. Melalui berbagaiprogram pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemerintahberupaya memastikan bahwa pekerja Indonesia tetap memiliki daya saing dan peluang kerja yang luas di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat.Dukungan terhadap respons dini pemerintah juga penting karena dampak PHK tidakhanya dirasakan oleh individu yang kehilangan pekerjaan, tetapi juga memengaruhikondisi ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar. Ketika lapangan kerja dapatdipertahankan dan risiko PHK dapat ditekan, daya beli masyarakat akan tetap terjaga. Stabilitas konsumsi rumah tangga pada akhirnya akan mendukung pertumbuhanekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilanlangkah pemerintah dalam melakukan mitigasi risiko ketenagakerjaan akanmemberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.Pakar demografi dan ketenagakerjaan terkemuka dari Universitas Gadjah Mada(UGM), Tadjuddin Noer Effendi menjelaskan di tingkat daerah, penguatan respons dinidapat membantu pemerintah daerah dan pelaku usaha mengambil langkah antisipatifyang lebih efektif. Informasi yang diperoleh lebih cepat memungkinkan berbagai pihakmenyiapkan solusi sebelum terjadi gejolak ketenagakerjaan yang lebih besar. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap kebijakan dapat berjalansecara optimal dan tepat sasaran.Dukungan terhadap langkah pemerintah juga perlu diwujudkan melalui partisipasi aktifberbagai pemangku kepentingan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini