Waspada Gaes! Dititipi Rendang, Ternyata Isinya Narkoba

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Berhati-hatilah jika dititipi barang oleh orang tak dikenal. Niat mau menolong, tapi siapa tahu bisa jadi mala petaka bagi kalian.

Media sosial dihebohkan dengan sebuah postingan akun Facebook Yullia R Albar. Akun tersebut mengunggah sebuah video yang isinya menampilkan rendang yang berisi bungkusan narkoba jenis shabu.

“Perhatian Hati” cece2 kalau di titipi barang/masakan dari indo/HK di periksa betul2 apa titipanya, apapun barangnya kita berhak membukanya karena nyawa kita taruhananya,tidak perduli teman baik, baru rendang isi shabu(narkoba),” tulis akun Yullia R Albar yang diunggah pada Kamis 19 September 2019.

Dalam video yang diunggah, terlihat tangan perempuan yang sedang memotong daging rendang yang diambil dari tempat makan. Setelah dipotong, ternyata ada suatu bungkusan plastik yang diduga sebagai narkoba.

Tidak dijelaskan bagaimana darimana video itu berasal. Pengalamannya sendiri atau orang lain. Yang pasti video ini bisa jadi pembelajaran bagi semuanya agar selalu hati-hati.

Hingga berita ini ditulis, unggahan tersebut viral di media sosial dan menjadi perhatian para netizen.

“Nnya ni tpi jgn d bully ya.. emngny itu isiny apa ya.. jgn d.bully ya sya bnrn gk tau,” tulis Faisal Achmad Irvani.

“Ya Allah Apa kah diimigrasi gak ketahuan kakak?,” komentar Neng Jenong.

“Itu temenmu Yang nitip atau gmna mba? Kok jahat men,” celoteh Warti Karyadikrama.

Perhatian Hati" cece2 kalau di titipi barang/masakan dari indo/HK di periksa betul2 apa titipanya, apapun barangnya kita berhak membukanya karena nyawa kita taruhananya,tidak perduli teman baik, baru rendang isi shabu(narkoba).

Posted by Yullia R Albar on Wednesday, September 18, 2019

Berita Terbaru

WFA hingga 30 Maret, Wali Kota: Bukan Libur Tambahan! ASN Tangsel Tetap ‘Gaspol’ Layani Warga dari Mana Saja

Tangerang Selatan, Minews - Transisi pasca-Lebaran seringkali menjadi masa yang menantang bagi pelayanan publik. Namun, Pemerintah Kota Tangerang...
- Advertisement -

Baca berita yang ini